ads

Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Anis Matta

Rincian Kesepakatan Hamas Dan Fatah Di Kairo


Sumber di pertemuan mengatakan, sejumlah pertemuan antara Fatah dan Hamas di Kairo telah menghasilkan enam kesepakatan mendasar, terkait rekonsiliasi dalam setiap agendanya.

Koresponden infopalestina di Kairo mengatakan, kesepakatan yang terjadi antara delegasi Hamas yang dipimpin Kholid Misy’al serta gerakan Fatah yang dipimpin Mahmud Abbas telah menghasilkan enam point penting yaitu:

1. Menegaskan tentang keharusan menyukseskan setiap rekonsiliasi dalam setiap agendanya

2. Menyusun panitia pemilihan di Tepi Barat dan Jalur Gaza untuk menyempurnakan daftar pemilih dan ditugasi untuk mengurus agenda dewan nasional

3. Mulai melakukan pembicaraan untuk penyusunan pemerintahan yang dipimpin Mahmud Abbas

4. Setelah sukses melakukan agenda rekonsiliasi bersamaan dengan dicapaikan kesepakatan penentuan waktu pemilihan dewan nasional, dewan parlemen dan presiden.

5. Mengundang seluruh pemimpin elemen bangsa untuk melanjutkan tugas-tugasnya awal bulan depannya serta menetapkan undang-undang dewan nasional

6. Sepakat untuk mengadakan pertemuan lanjutan pada pecan depan untuk mengatur waktu pelaksanaanya di kalangan faksi-faksi Palestina.

Sumber: islampos.com

Tangkis Roket Hamas, Israel Habiskan Rp240 Miliar


Pantas saja rakyat Gaza berpesta setelah gencatan senjata dengan Israel. Meski ada 162 warga Gaza yang tewas, namun beberapa roket Hamas berhasil menembus Kubah Besi antimisil milik Israel yang canggih dan mahal.

Selama delapan hari perang udara itu, Kubah Besi Israel menghabiskan biaya antara US$25 juta sampai US$30 juta atau lebih dari Rp240 miliar. Pemerintah Israel sendiri mengakui, teknologi buatan Amerika Serikat ini memang mahal namun Israel berpendapat sepadan dengan kinerjanya.

"Jika Kubah Besi diperdagangkan di bursa saham (Tel Aviv) atau Nasdaq, harganya akan berlipat ganda beberapa kali," kta Menteri Pertahanan Sipil Israel, Avi Dichter, saat diwawancara Radio Israel.

Dengan misil penyergap yang dipandu radar, lima Kubah Besi Israel berhasil merontokkan 421 dari 1.500 roket yang diluncurkan dari Jalur Gaza antara 14 November sampai gencatan terjadi pada Rabu 21 November lalu. Angka kesuksesan kinerjanya 90 persen karena tidak semua roket dari Gaza dilumpuhkan, hanya yang kira-kira menyasar kawasan berpopulasi.

Dan selama delapan hari itu, hanya 5 orang korban jiwa di pihak Israel, meski ada puluhan yang terluka, menurut polisi Israel. Tiga orang tewas di pantai Ashdod ketika Kubah Besi di sana sedang tak berfungsi dengan baik.

Meski terkesan besar biaya yang dikeluarkan, jika roket-roket Hamas itu berhasil mencapai sasaran di Tel Aviv, maka kerugian Israel bisa mencapai US$380 juta per hari atau 150% lebih besar dari biaya yang dikeluarkan untuk Kubah Besi beroperasi selama delapan hari. Jika begini yang terjadi, Israel bisa saja melakukan agresi darat ke Jalur Gaza untuk menghindari kerugian lebih jauh.

Mengingat vitalnya peran Kubah Besi ini, Amerika Serikat berencana untuk membantu lebih banyak. Presiden AS Barack Obama menjanjikan bantuan lebih lanjut. Israel menyatakan, butuh 13 baterai Kubah Besi untuk menjamin keamanan nasional. Harga satu unit sekitar US$50 juta atau Rp450 miliar.

Roket-roket Gaza ini merupakan karya Iran bernama Fajr-5s dengan jangkauan 75 kilometer dan hulu ledak 175 kilogram, meski Hamas menyatakan mereka menggunakan varian Gaza yang disebut "Qassam M-75". Iran sendiri membantah menyuplai roket ke Gaza.

Lalu bagaimana dengan kondisi Gaza? Selain korban 162 jiwa dan ratusan orang luka-luka, Gaza mengalami kerusakan fisik yang luar biasa. Seorang ekonom lokal, Omar Shaban, memperkirakan kerugian material mencapai US$250 juta atau lebih dari Rp2,4 triliun. Shaban berharap negeri yang bersimpati macam Qatar dan Turki mau membantu Gaza bangkit lagi.

Sumber: viva.co.id

Ratusan Relawan PKS Siap Berangkat ke Gaza



REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG---Sebanyak 300 relawan dari unsur kepanduan Partai Keadilan Sejahtera Jawa Tengah menyatakan kesiapannya untuk diberangkatkan ke Jalur Gaza, Palestina, untuk melawan pasukan Israel.

Kesiapan tersebut dinyatakan ratusan relawan seusai menggelar apel siaga di sekitar bundaran bekas air mancur di Jalan Pahlawan Semarang, Rabu.

Ketua Bidang Kepanduan dan Olahraga DPW PKS Jateng Amir Darmanto mengatakan bahwa ratusan relawan yang menamakan Relawan Indonesia untuk Gaza ini siap diberangkatkan untuk membantu masyarakat dan pejuang Palestina.

"Para relawan yang telah memperoleh izin dari keluarga masing-masing ini telah ditempa secara fisik dan mental dalam berbagai medan serta memiliki keterampilan bela diri," katanya.

Menurut dia, ratusan relawan yang siap membantu langsung rakyat Palestina itu mempunyai berbagai keahlian yang mungkin diperlukan selama di Jalur Gaza.

"Keahlian tersebut di antaranya adalah tenaga medis, ahli bangunan, ahli mesin, juru dakwah, juru masak, dan sopir," katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Amir mendesak pemerintah Indonesia berperan aktif membantu masyarakat Palestina yang dijajah oleh Israel.

"Peran aktif tersebut jangan hanya retoris belaka, namun dengan terjun langsung membantu rakyat Palestina di medan perang seperti yang telah dilakukan pemerintah Mesir dan Turki," ujarnya.

Amir juga meminta pemerintah agar memfasilitasi para relawan yang bersedia membantu rakyat palestina secara langsung.

Meskipun belum mengetahui kepastian berangkat ke Jalur Gaza, Amir telah meminta ratusan relawan selalu siap siaga untuk dikirim ke medan perang.

Usai menggelar apel siaga, beberapa relawan terlihat menginjak-injak bendera Israel dan kemudian membakarnya.

Sumber: republika.co.id

Pidato Presiden Baru Mesir (2012-2017), Dr. Muhammad Mursi

Prof. Dr. Muhamamd Mursi (Presiden Mesir)

Pidato Perdana Presiden Morsi

Saya tidak mungkin berdiri dihadapan anda sekalian kecuali berkat rahmat Allah SWT

Terima kasih dan penghormatan kepada syuhada dan luka-luka teriring doa atas jasa mereka yang telah membukakan pintu

Terima kasih kepada masyarakat Mesir dan militer yang saya cinta. Tidak ada yang mengetahui dalamnya cinta kecuali Allah SWT

Terima kasih kepada hakim Mesir yang tengah mengawasi dan melancarkan pemilu

Dalam pidato Morsi menyebut provinsi-provinsi yang tidak mendapat perhatian dari Mubarak selama 30 tahun

Para buruh, sopir bus, masinis, pengemudi bajaj, para pelajar, semuanya adalah keluarga saya. Saya tidak akan membeda-bedakan

Mari kita melanjutkan perjalanan, agar semua tuntutan revoluasi tercapai

Dahulu kita selalu bertanya-tanya: kapan rakyat akan menjadi sumber kekuasaan sebagaimana di negara lain? Sekarang, Anda sekalian adalah penguasa

Rakyat dan penguasa sama di depan hukum

Saya tidak memiliki hak. Semua yang saya punya hanyalah kewajiban

Apabila saya tidak melaksanakan semua janji-janji saya, maka janganlah patuhi saya

Wa’tashimu bihablillahi jami’an wa laa tafarraqu. Shadaqallahul Adzim

Mari bersama-sama kita pikul proyek kebangkitan. Demi masa depan Mesir

Kita semua bangsa Mesir, Muslim maupun Kristen, kita semua pelaku peradaban

Saya akan menjaga semua perjanjian dengan semua negara. Saling menghargai. Saya tidak izinkan intervensi asing

Ketahuilah semuanya, bahwa semua keputusan Mesir tergantung pada keinginan rakyatnya

Saya paham bahwa kita semua dalam kondisi yang sulit. Tapi dengan taufik Allah kita akan melewati semua ini.

Saya tidak akan menghianati kalian semua. Wattaqu yauman turjauuna fihi ilallahi

Semua orang melihat itu jauh. Tapi kita memandang semua itu dekat.

[Sumber: Abu Ghozzah/al-ikhwan.net]

Obama Ucapkan Selamat Kepada Presiden Baru Mesir

Barack Obama (Presiden Amerika Serikat)
Amerika, Presiden Amerika Serikat, Barak Obama menyampaikan ucapan selamat kepada presiden terpilih Mesir periode 2012-2017, Dr. Muhammad Mursi.

Dia juga menyampaikan ucapan selamat kepada rakyat Mesir atas peristiwa penting ini dan berhasil melewati masa transisi menuju demokratisasi.

Dalam pernyataan resmi, Presiden Amerika mengatakan: “Kita akan bekerja sama dengan presiden terpilih, Muhammad Mursi dan pemerintahan yang akan dibentuknya atas dasar saling menghormati dan kemajuan dalam berbagai bidang antara Mesir dan Amerika Serikat.

Ia menambahkan: “Kami yakin bahwa pada masa sekarang ini prioritas utama Presiden terpilih, Mursi adalah menghimpun persatuan nasional dengan seluruh komponen anak bangsa dalam membentuk pemerintahan baru. Ia menambahkan bahwa presiden terpilih Mesir sekarang ini memiliki legalitas kuat langsung dari rakyat sepanjang sejarah Mesir.”

Ketua Majelis Tinggi Militer Mesir, Jenderal Thanthawi mengucapkan selamat kepada presiden terpilih, Dr. Mursi. Demikian juga kepala badan Intelejen Mesir, Jenderal Murad Muwafi atas nama pribadi dan instansi mengucapkan selamat. [io][Sumber: Abu Ghozzah/al-ikhwan.net]

Istri Presiden Mesir: Saya Bukan Ibu Negara

Bunda Najla’ Mahmud, Istri Presiden Mesir, Dr. Muhammad Mursi 
Kairo - Bunda Najla’ Mahmud, Istri Presiden Mesir, Dr. Muhammad Mursi menolak dengan tegas sebutan “Ibu Negara”.

Beliau menyatakan tidak ada istilah “Ibu Negara”, yang ada justeru Pelayan Terdepan Mesir, karena kita semua adalah warga negara yang sama; kita mempunyai hak-hak sebagaimana juga kita memiliki kewajiban-kewajiban.

Dalam pernyataan yang disampaikan hari Senin, 25 Juni 2012, beliau mengungkapkan bahwa sebutan dirinya adalah “Ummu Ahmad” atau Al-Ukh Najla’ atau Hajjah”. Karena dalam Islam tidak membedakan antara satu orang dengan lainnya. Kita semua adalah satu, untuk kemajuan negeri tercinta.

Kunjungan perdana istri presiden Mesir pasca pengumuman KPU atas kemenangan Dr. Mursi adalah ke kediaman bunda Mahmud Sulaiman, seorang yang gugur sebagai syahid dalam peristiwa revolusi 25 Januari. [io] [Sumber: Abu Ghozzah/al-ikhwan.net]

Putra Presiden Mesir: Kami Taat Anda Jika Anda Membela Rakyat


Kairo, Abdullah Muhammad, Putra Presiden Mesir terpilih, Dr. Muhammad Mursi menegaskan bahwa dirinya akan mentaati presiden terpilih jika presiden mentaati Allah dalam mengurus rakyatnya.

Lewat jejaring sosial, Abdullah menyampaikan pesannya: “Kami akan taat kepada Anda, jika Anda taat kepada Allah dalam mengemban tanggung jawab kami. Kami akan menentang Anda, jika Anda menentang Allah dalam urusan kami.”

Lebih lanjut ia menyatakan: “Kami akan kembali menggalang revolusi jika Anda menyalahi tuntutan revolusi. Kami akan kembali turun ke jalan, jika Anda tidak memperjuangkan hak-hak para syuhada dan orang-orang yang terluka.” [io]
[Sumber: Abu Ghozzah/al-ikhwan.net]

Militer Mesir Dukung Penuh Presiden Mursi

Prof. Dr. Muhammad Mursi bertemu Jenderal Muhammad Husain Thanthawi
Kairo, Kepala Panglima Tinggi Militer, Jenderal Muhammad Husain Thanthawi, menegaskan bahwa dirinya dan institusi militer berdiri di belakang Presiden pilihan rakyat.

Militer dengan segenap kekuatannya bekerja sama dengan Presiden terpilih dalam rangka menciptakan stabilitas negara dan menghormati pemerintahan konstitusi.

Komitmen tersebut disampaikan Thanthawi saat bertemu dengan Presiden Baru Mesir, Dr. Muhamamd Mursi, Senin, 25 Juni 2012 di Kementerian Pertahanan Mesir.

Segenap anggota Majelis Militer mengucapkan selamat kepada Dr. Mursi atas terpilihnya sebagai Presiden Mesir pasca revolusi. Demikian juga Presiden terbaru mengapresiasi upaya yang sudah dilaksanakan oleh militer Mesir.

Sebelumnya, Perdana Menteri transisi, Kamal Al-Janzuri mengajukan pengunduran dirinya dari jabatan sementara tersebut ke Majelis Tinggi Militer Mesir.
[Abu Ghozzah/al-ikhwan.net]

Profil Presiden Mesir, Prof. Dr. Muhammad Mursi

Prof. Dr. Muhammad Mursi (Presiden Mesir Terpilih)


20 Agustus 1951: Dr. Muhammad Mursi dilahirkan di desa Adwah provinsi Sharqia

1970-1975: pindah ke Kairo untuk melanjutkan kuliah sarjana di fakultas tehnik dan lulus dengan nilai cum laude. Kemudian menjadi dosen di kampus tersebut.

1975: ikut wajib militer selama dua tahun sebagai prajurit di persenjataan perang kimia, divisi dua infantri.

30 November 1978: menikah dan dikarunia 4 anak dan 3 cucu. Kedua anaknya mendapatkan kewarganegaraan Amerika.

1978: pergi ke Amerika Serikat untuk bekerja dan melanjutkan kuliah. Mendapatkan gelar Master di bidang enegi matahari.

1979: menjadi anggota Al-Ikhwan Al-Muslimun (Ikhwan)

1982: mendapat gelar doktor di bidang mesin penggerak udara dari Universitas California Selatan.

1982-1985: bekerja sebagai dosen pembantu di Universitas California.

1985: bekerja sebagai dosen dan dekan fakultas teknik (rekayasa material) Universitas Zagaziq Provinsi Sharqia hingga tahun 2010.

1992: anggota bidang politik Ikhwan.

2000: caleg dalam pileg dan berhasil menjadi aleg. Menjadi juru bicara fraksi Ikhwan di parlemen Mesir hingga tahun 2005.

2004: ikut dalam pendirian Fron Nasional untuk Perubahan bersama Dr. Aziz Sidqi.

2005: ikut menjadi caleg dan berhasil sebagai aleg dengan perolehan suara paling tinggi dibandingkan dengan calon-calon lainnya. Tapi kemudian dilakukan pemilu putaran kedua, calon lainnya diumumkan sebagai pemenangnya.

18 Mei 2006: Mursi ditangkap di depan pengadilan utara Kairo saat beliau ikut dalam aksi demo menentang pemindahan dua hakim ke komisi arbitrase. Kedua hakim itu adalah Mahmud Makki dan Hisyam Bastuwaesi. Kedua hakim ini terkenal akan sikapnya yang menentang kecurangan pemilu legislatif tahun 2005.

10 Desember 2006: Muhammad Mursi dibebaskan

2010: ikut bersama Dr. Muhammad el-Baradai mendirikan Organisasi Nasional untuk Perubahan.

28 Januari 2011: Aparat keamanan Mesir menahan Mursi bersama 34 pimpinan Ikhwan lainnya karena ikut dalam aksi demo “Jumat Marah”.

30 Januari 2011: penduduk Mesir membebaskan Mursi setelah aparat keamanan kabur meninggalkan penjara selama terjadinya revolusi Mesir (25 Januari 2011).

11 Pebruari 2011: Husni Mubarak mundur dari tahta presiden dan kekuasaan negara diambil alih oleh dewan militer.

30 April 2011: majelis syuro Ikhwan memilih Mursi sebagai ketua Partai Kebebasan dan Keadilan (FJP), sayap politik Ikhwan. Disamping memilih Mursi, majelis syuro Ikhwan juga memilih Esam Oryan menjadi wakil ketua FJP dan Muhammad al-Katatni sebagai sekretaris jendral FJP.

Juni 2011: Mursi ikut dalam pendirian Aliansi Demokrasi untuk Mesir, yang beranggotakan 40 partai politik untuk terjun dalam pemilu legislatif.

7 April 2012: FJP mengumumkan Mursi sebagai calon cadangan dalam pemilu presiden untuk calon Ikhwan dan FJP yang sudah siap, Khaerat Syater. Syater kemudian didiskualifikasi oleh KPU Mesir karena alasan hukum.

17 April 2012: pengumuman Ikhwan menjelaskan bahwa Mursi akan bertarung dalam pilpres menggantikan Syater membawa program “kebangkitan”.

23-24 Mei 2012: putaran pertama pilpres dimulai.

28 Mei 2012: ketua KPU Mesir, Faruq Sultan mengumumkan perolehan suara Muhamad Mursi sebanyak 5.764.952 suara dan Ahmad Syafiq memperoleh 5.505.327 suara. Dengan begitu harus dilakukan putaran kedua.

16-17 Juni 2012: putaran kedua pilpres dimulai dengan pertarungan sengit antara Mursi dan Syafiq.

18 Juni 2012: tim kampanye Mursi mengumumkan kemenangan calonnya setelah perhitungan di masing-masing tempat pemungutan suara direkap. Kemudian Mursi berpidato dalam konfrensi pers yang isinya Mursi berjanji menjaga tujuan revolusi.

24 Juni 2012: ketua KPU Mesir, Faruq Sultan mengumumkan kemenangan Mursi sebagai presiden Mesir yang baru.
[Sumber: Abu Ghozzah/al-ikhwan.net].

Mursi Presiden Mesir Periode 2012-2017

Prof. Dr. Muhammad Mursi

Kairo, Allahu Akbar! Pesta kemenangan revolusi menjalar di seluruh seantero Mesir, tak terkecuali di Medan Tahrir. Ratusan ribu bahkan jutaan rakyat mesir memantau pembacaan hasil akhir pilpres Mesir.
Dunia internasional memonitor langusung peristiwa sejarah demokrasi di negeri piramid tersebut.

KPU Mesir pada hari Ahad, 24 Juni 2012, pukul 21.40 (WIB)  menyatakan pemenang dalam pilpres Mesir adalah Dr. Muhammad Mursi, capres Ikhwan dengan meraih saura 13.230.131 suara, sedangkan Syafiq meraih 12.347.380 suara.

Dr. Yasir Ali, Jubir Tim Sukses Dr. Mursi menyatakan bahwa Presiden Dr. Muhammad Mursi akan mengucapkan janji di hadapan wakil rakyat pilihan langsung rakyat Mesir. Karena parlemen adalah lembaga satu-satunya yang dipilih langsung oleh rakyat secara demokratis.

Sementara itu, Jamaah Ikhwanul Muslimin mengumumkan pengunduran diri Dr. Muhammad Mursi dari Jamaah Ikhwanul Muslimin dan dari Presiden Hizbul Hurriyah wal Adalah untuk selanjutnya menjadi Presiden bagi rakyat Mesir semua.

Allahu Akbar wa Tahya Mishr, Allahu Akbar wa Lillahil Hamd.
[Sumber: Abu Ghozzah/al-ikhwan.net]

Luthfi Hasan Ishaaq: Aktivis Islam Harus Membuka Diri

Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq 
Instambul — Para aktivis Islam perlu membuka diri, serta membangun relasi dan kerja sama yang produktif dan berkesinambungan dengan beragam kelompok masyarakat. Karena membangun negara, mengelola pemerintahan, terlebih menata kehidupan dunia, tidak mungkin hanya dilakukan oleh para aktivis Islam saja. Ini adalah misi bersama yang hanya bisa dicapai jika melibatkan sebanyak mungkin komponen masyarakat.

“Karena perjuangan untuk itu, termasuk di dalamnya unsur kemanusiaan, sosial, ekonomi, politik dan seluruh unsur yang dibutuhkan adalah misi bersama." Demikian paparan Presiden Partai Keadilan Sejahtera Luthfi Hasan Ishaaq dalam pidatonya pada Konferensi Internasional bertema Islamic Unity and New World, yang diselenggarakan oleh ESAM (Ekonomik ve Sosyal Arastimalar Merkezi) ke-21, Minggu (27/5) di Istanbul, Turki. ESAM adalah sebuah lembaga kajian sosial dan ekonomi di Turki.

Pada konferensi yang dihadiri oleh utusan lebih dari 50 negara itu  Luthfi menyatakan, sinyal kebangkitan dunia Islam semakin jelas terlihat dalam dua dekade terakhir. Kebangkitan dunia Islam ini, lanjut Luthfi, harus diiringi dengan kesiapan para aktivis Islam untuk berdialog dan bekerjasama dengan berbagai unsur, baik di level nasional maupun internasional guna mencapai misi bersama. Yakni menciptakan tatanan dunia atau membangun peradaban dunia yang lebih berkeadilan.

Lebih lanjut Luthfi menyatakan, semua negara sangat membutuhkan pengalaman negara lain di berbagai bidang baik ekonomi, sosial, dan politik. Untuk itu dunia Islam perlu membangun kerjasama, baik sesama negara Islam maupun dengan negara-negara lain di berbagai belahan dunia.

Luthfi juga menyatakan, dunia Islam tak pernah kekurangan pakar di berbagai bidang. Dan kepakaran itu akan terejawantahkan dan tersalur ketika pintu-pintu kerjasama dan keterlibatan mereka dibuka. Sehingga mereka secara bersama-sama dapat berkontribusi membangun peradaban dunia masa depan.
[Sumber: pks.or.id]

PKS Sambut Positif Batalnya Konser Lady Gaga

JAKARTA - Konser Lady Gaga alias mother monster dipastikan batal digelar di Jakarta. Menanggapi hal ini, anggota DPR dari Fraksi PKS, Aboebakar Alhabsyi mensyukuri keputusan itu. "Bila memang benar-benar ditolak ya alhamdulillah, saya apresiasi positif," katanya, Ahad (27/5).

Menurutnya penolakan ini bukan hanya terjadi di Indonesia, sehingga tidak perlu dianggap berlebihan. Setidaknya ada sembilan negara yang melakukan hal serupa. Keputusan yang diambil oleh pihak kepolisian terkait konser tersebut, lanjutnya, harus dihormati oleh semua pihak. Karena memang tugas dan kewenangan kepolisian untuk itu.

"Saya yakin Kapolda Metro Jaya sudah melakukan kajian dengan mendalam," katanya. Ia mengharapkan kontroversi seputar Lady Gaga bisa disudahi karena ia menyakini hal tersebut tak membawa pengaruh baik kepada Indonesia.

"Ini terlalu menguras energi bangsa ini. Masih banyak persoalan bangsa yang lebih besar dan harus segera diselesaikan," katanya. Disisi lain, ia meminta promotor menyelesaikan persoalan tiket yang telah terjual. Konsumen harus mendapatkan pengembalian tiket sebagai hak mereka.

"Ya, itu sebuah resiko bisnis ketika mereka menjual tiket konser yang belum beres perijinannya. Saya berharap ke depan kejadian seperti ini tidak terulang, dimana penyelenggara bebas menjual tiket padahal belum mengantongi ijin, pasti konsumen yang akan dirugikan," katanya.

Ia mengetahui jika Kapolda Metro Jaya sudah mengingatkan soal perizinan agar promotor tidak menjual tiket sebelum ada izin. Ia juga mengatakan perlu pula diluruskan mengenai apa alasan batalnya konser terebut,
Jika memang hal ini disebabkan persyaratan perizinan yang tidak terpenuhi, jangan sampai alasan kemanan jadi kambing hitam.

"Saya khawatir nantinya dianggap seolah Jakarta ini tidak aman, kan gak bagus buat iklim investasi di Indonesia," katanya.
[Sumber: republika.co.id]

Hidayat-Didik Mendapat Dukungan dari Warga Jakarta di Jepang

WNI pendukung Hidayat-Didik berkumpul di Odaiba, di Kota Tokyo, Jepang 
Jakarta Agenda Pilkada DKI Jakarta juga menjadi perhatian Warga Negara Indonesia (WNI) yang tinggal di luar negeri. Pasangan Cagub-Cawagub Hidayat Nur Wahid dan Didik J Rachbini mendapat dukungan dari warga Jakarta yang tinggal di Jepang.

"Kegiatan ini bertujuan untuk memfasilitasi masyarakat Indonesia di Jepang yang ingin mengekspresikan harapannya pada perbaikan Ibukota Jakarta, supaya tidak macet, tidak banjir dan aman dari berbagai kejahatan dan lainnya, sekaligus juga untuk menyatakan dukungan moral kepada pasangan Hidayat-Didik," ujar Koordinator Acara, Endrianto Djajadi, dalam rilisnya kepada detikcom, Minggu (27/5/2012).

Puluhan WNI pendukung Hidayat-Didik berkumpul di Odaiba, di Kota Tokyo, Jepang. Setelah dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya bersama-sama, acara dilanjutkan dengan sambutan Ketua Departmen Diplomasi Badan Hubungan Luar Negeri DPP PKS Dr. Marsudi Budi Utomo, yang berkesempatan hadir dalam acara ini dan menyampaikan gambaran terkini terkait persiapan Pilkada DKI Jakarta.

"Mereka (yang hadir) adalah mahasiswa-mahasiswa yang kuliah di beberapa universitas besar di Tokyo, karyawan perusahaaan Jepang, ibu rumah tangga, pekerja magang dan juga pasangan suami-isteri Indonesia-Jepang," jelasnya.

Sebagai kegiatan puncak acara, dibacakan surat pernyataan dukungan di hadapan peserta yang hadir oleh Bapak Dr. Muhammad Itqon, Ketua Pusat Informasi dan Pelayanan (PIP) PKS di Jepang yang kebetulan adalah WNI yang paling senior yang hadir.

"Dalam surat pernyataan dukungan, diungkapkan bahwa pasangan Hidayat-Didik adalah sosok pemimpin yang dijamin akan lebih memeras keringat, lebih rela mengurangi waktu tidur mereka sebagai wujud cinta kepada Jakarta dan warganya. Harapan agar Jakarta bisa lebih baik juga disampaikan dalam deklarasi ini," tutupnya.
(ray/mpr) [Sumber: Ray Jordan - detik.com].

Yoyoh: Ambil Langkah Cepat ABK Sinar Kudus!

Jakarta: Pemerintah diminta segera membebaskan 20 anak buah kapal(ABK )  dari PT Samudera Indonesia yang disandera perompak Somalia, demikian pernyataan anggota Komisi 1 DPR RI Yoyoh Yusroh di Jakarta.

Politisi PKS ini mendukung langkah-langkah strategis dan diplomatis yang telah diperintahkan SBY agar para ABK Sinar Kudus yang disandera perompak Somalia sejak 16 Maret lalu segera dibebaskan.

"Saya percaya Pemerintah bekerja aktif untuk langkah-langkah pembebasan yang berani, bahkan Kopasus kita sebagai salah satu pasukan terbaik dunia konon sudah menyiapkan diri jika diterjunkan," singgung Yoyoh.

Namun anggota FPKS ini mengingatkan agar pendekatan humanis dalam mengakhiri  penyanderaan ini juga ditempuh.

"Kami meminta supaya pemerintah mengambil langkah yang lebih cepat namun juga humanis misalnya membujuk penyandera agar menghargai ABK yang juga sesama Muslim, memiliki tanggungan keluarga dan sebagai sesama umat manusia " ujar politasi PKS dari dapil Banten ini.

Yoyoh tidak yakin apakah solusi membayar tebusan atau operasi militer yang akan diambil pemerintah untuk membebaskan ABK yang membawa nikel itu. Namun hendaknya  masalah itu jangan dibiarkan berlarut-larut.

"Yang pasti jangan dibiarkan mereka terkatung-katung dan diharapkan jika memang opsi pembebasan dengan cara militer ditempuh jangan melupakan pendekatan humanis karena korban akan mungkin jatuh di pihak sandera. Sementara keluarga WNI sedang menunggu mereka dengan harapan selamat, " ujar anggota Komisi 1 DPR yang juga Anggota Tim Pengawas Pemulangan TKI Bermasalah ini.

Seperti diberitakan, kapal MV Sinar Kudus dibajak oleh perompak Somalia di perairan Laut Arab, saat melakukan perjalanan dari Pomalaa, Sulawesi Selatan menuju ke Roterdam, Belanda, tanggal 16 Maret 2011 lalu. Kapal yang diawaki oleh 31 ABK, 20 orang di antaranya Warga Negara Indonesia (WNI) tersebut bermuatan biji nikel dan seharusnya sudah sampai 34 hari setelah keberangkatan. Perompak Somalia meminta uang tebusan 3,5 juta dollar AS.

Sumber: http://pk-sejahtera.org

Sydney Jones: PKS Bukan Partai Radikal!

Sydney Jones
RMOL. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang merupakan partai terbesar keempat di Indonesia pasca Pemilu 2009 seringkali dituding memiliki hidden agenda untuk mendirikan negara Islam di Indonesia. PKS juga kerap dikaitkan dengan gerakan Islam radikal di luar negeri, wabil khusus Ikhwanul Muslimin di Mesir.

Tetapi, di mata Sydney Jones dari International Crisis Group (ICG), PKS bukanlah partai radikal. Terlebih PKS mengikuti aturan main demokrasi di Indonesia.

Sydney Jones menyampaikan hal itu ketika berbicara dalam Lecture Series on Democracy di kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah di Ciputat, Tangerang, Senin pagi (23/5).

"Saya baru dari Aceh, dan mampir ke kantor partai lokal maupun nasional. Saya juga berbicara dengan wakil-wakil PKS di DPRD di Aceh," ujar Sydney.

Dalam berbagai pembicaraan itu, Sydney Jones menyimpulkan bahwa wakil-wakil PKS adalah yang paling memahami persoalan rakyat dan paling memahami prinsip demokrasi.

"Mereka paling cerdas dan paling peduli pada rakyat, juga paling punya gagasan tentang public services," demikian Sydney Jones. [guh][Sumber: http://www.rakyatmerdekaonline.com]

DPR Kecam Pemberian Grasi kepada Schapelle Corby

Schapelle Corby
JAKARTA - Sejumlah anggota DPR RI menyesalkan pemberian masa hukuman atau grasi lima tahun kepada terpidana 20 tahun kejahatan narkotika yang dijuliki 'Ratu Mariyuana' asal Australia, Schapelle Corby.

Anggota Komisi III bidang hukum dari Frasi PKS, Nasir Djamil, menyesalkan grasi tersebut mengingat tidak ada kejelasan alasan yang dijadikan pertimbangan pemberian hak preriogratif presiden itu.

"Keputusan Presiden SBY yang memberikan Grasi berupa potongan lima tahun penjara kepada terpidana kejahatan narkotika Corby yang merupakan WN Australia patut disesalkan," kata Nasir, Rabu (23/5/2012).

Menurut Nasir, sebagaimana pengakuan Menkumham Amir Syamsuddin sendiri, bahwa pemberian grasi kepada terpidana penyelundup 4 kilogram ganja itu diharapkan akan ada "balas jasa" dari pemerintah Australia untuk memberikan keringanan hukuman kepada Warga Negara Indonesia (WNI) yang ditahan di negaranya.

Permasalahannya adalah, Menkumham sendiri mengakui jika sampai saat ini, pihak Australia belum menjanjikan kompensasi apapun atas grasi Corby tersebut.

"Lah ini bagaimana? Belum ada kejelasan kompensasi hukumann, kok sudah diputuskan? Seharusnya sudah ada komunikasi intensif dong dengan pihak Australia, sehingga memang keinginan adanya timbal balik memang benar-benar akan terjadi," ujarnya.

Nasir mengaku khawatir pemerintah Australia akan mencueki sehingga pemberian grasi Corby tak berguna. "Namun, karena grasi sudah diberikan, saya menghormati itu sebagai hak Presiden yang dijamin konstitusi, dan sambil berharap Pemerintah Australia dapat memenuhi harapan kita denagan membebaskan tahanannya yang merupakan warga negara kita," tuturnya.

Sebagai pembelajaran, Nasir berharap ke depan pemerintah tidak begitu saja mengeluarkan grasi kepada warga negara asing jika tidak ada kejelasan kompensasi dari asal negaranya.

Anggota Komisi III dari Fraksi PDI Perjuangan, Ahmad Basarah, mengatakan pemberian grasi kepada Corby menunjukan pemerintah Indonesia sudah takluk terhadap pemerintah Asustralia jika hal itu tanpa disertai alasan yang jelas.

Karena itu, pemerintah harus menjelaskan kepada publik nilai dan kompensasi yang didapat Indonesia atas keputusannya itu.

Jika pemerintah Australia belum mengeluarkan kebijakan keringanan hukuman kepada WNI yang ditahan di negaranya, maka dapat dikatakan pemerintah Indonesia telah gagal dalam bernegosiasi dengan Australia. [Sumber: Tribunnews.com].

Anton Menjawab 'Fitnah' Amerika

Anton Apriyantono
Menanggapi berbagai tudingan AS lewat bocoran di situs Wikileaks, Anton mengaku heran ada kawat diplomatik AS yang sumbernya tidak berdasarkan data. Analisisnya juga tidak akurat.

Mengenai penempatan kader PKS pada posisi penting di Kementrian Pertanian, menurut Anton, tuduhan itu tidak berdasar. Sebab dan PNS dilarang menjadi anggota partai. "Kalaupun ada simpatisan, itupun tidak banyak," ujarnya.

Anton juga mempertanyakan kriteria kegagalan, seperti yang dituduhkan pihak AS. Seperti diketahui, pada saat Anton menjabat sebagai Mentan, Indonesia justru mampu mencapai swasembada beras. "Analisa itu mungkin didasarkan kepentingan AS," katanya.

Anton memang pernah berbenturan dengan kepentingan AS saat menjadi Menteri. Boleh jadi, 'perang' antara Anton dengan AS dipicu soal flu burung dan larangan masuknya apel AS ke Indonesia.

Saat itu, Anton tidak setuju dengan sikap AS yang sepertinya menakut-nakuti Indonesia agar agar membeli vaksin flu burung yang mahal dalam jumlah besar. Dia menolak membeli Tamiflu yang harganya mahal. Sedangkan soal larangan apel AS masuk Indonesia, karena apel itu sejatinya bukan dari AS. Lagipula, ada hama yang menempel di apel tersebut.

Mengenai tudingan korupsi, menurut Anton, lebih tidak masuk akal. Pasalnya, impor beras dilakukan oleh Bulog tanpa campur tangan Kementerian Pertanian. Demikian pula tudingan mendapat dana dari Monsanto. Menurutnya, kasus itu meledak jauh sebelum dirinya menjabat Mentan.

Anton mengaku tidak anti Amerika. "Saya anti ketidakadilan dan kezaliman," tegasnya. (HP) [Sumber: gatra.com]

Wikileaks: AS Berharap SBY Copot Anton Apriyantono pada 2006 karena Tidak Pro AS

Anton Apriyantono

Jakarta - Dalam Kabinet Indonesia Bersatu I, Menteri Pertanian dijabat oleh Anton Apriyantono. Anton rupanya dianggap pemerintah AS sebagai menteri gagal. AS berharap Anton dicopot, namun harapan itu tidak terkabul.

Dalam dokumen Kedubes AS yang dibocorkan Wikileaks dengan kode 06JAKARTA873 tertanggal 24 Januari 2006, Kedubes AS melapor ke Washington soal profil Mentan Anton Apriyantono yang dalam dokumen tersebut mereka tulis Anton Apriyanto. Profil itu bertajuk 'Mentan Indonesia: Anatomi Kegagalan'.

"Tidak punya visi, tidak bisa mengimplementasikan perubahan sederhana untuk secara positif mendorong pendapatan produsen, dan kurang jelas tindakannya untuk menjaga masyarakat Indonesia dari masalah kesehatan seperti Flu Burung. Semua menuju pada sebuah kementerian yang performanya kurang," demikian deskripsi mereka soal Anton.

Anton dianggap tidak punya pengalaman di kementerian. Dia didapuk menjadi Mentan, dianggap AS karena Anton adalah kader PKS yang sedang naik daun. Bahkan AS menuding kepentingan PKS ikut membentuk kebijakan Anton di Kementan.

"Staf senior diganti, diiringi bisik-bisik karena bertentangan dengan pandangan menteri (Anton) soal perempuan yang pegang jabatan, dan atau keinginannya menempatkan kader PKS dalam posisi penting. Banyak Dirjen dan Direktur diganti. Banyak pula penggantinya dari Institut Pertanian Bogor," kata laporan itu.

Kedubes AS Jakarta berpendapat sikap kompromi SBY mempengaruhi kinerja kementerian termasuk Kementan. Anton juga dianggap tidak menghargai analisa bawahannya dengan membentuk semacam komite ahli yang sebagian beranggotakan orang IPB.

Kedubes AS menuding Kementan juga rawan korupsi dalam hal izin impor beras yang diduga menguntungkan partai Wakil Presiden saat itu Jusuf Kalla, Partai Golkar, sampai masalah suap dari perusahaan asing di mana Monsanto akhirnya membayar denda US$ 1,5 juta di AS pada Januari 2005.

"Ada juga tuduhan mengalihkan hak impor ke perusahaan milik anggota PKS. Meski susah dibuktikan, rumor ini berkembang di kalangan swasta dan pejabat Kementan non-PKS," jelasnya.

Dituduhkan juga, Anton sengaja menunda penjualan perkebunan karet Goodyear di Sumatera Utara ke pihak Bridgestone pada awal 2005. Ini lantaran Bakrie Plantations milik Menko Kesra saat itu, Aburizal Bakrie naksir dengan perkebunan itu, namun pada akhirnya memang tidak jadi membeli.

Kedubes AS mengeluhkan kebijakan Anton menyulitkan kebijakan perdagangan AS seperti akses pemasaran daging sapi AS atau siapa yang ditunjuk untuk menghadiri pertemuan para pembuat kebijakan dengan pihak AS. AS mengklaim keluhan juga disampaikan Kedubes lain, kelompok bisnis dan perempuan.

"Tapi, karena pentingnya partai sang menteri untuk dukungan politik Presiden dan ada menteri dari PKS yang baru keluar dari kabinet, sepertinya Menteri Anton tidak akan diganti," keluh mereka. (fay/nrl) [Fitraya Ramadhanny - detikNews.com]

PKS: Wajar, Asing 'Bermain' di Indonesia



JAKARTA- Ketua DPP PKS, Mustafa Kamal menilai persoalan yang disebutkan Wikileaks tentang beberapa Menteri Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II pro terhadap Amerika Serikat (AS) itu sebagai sesuatu yang wajar.

Sebab menurut dia, karena memang banyak kepentingan asing bermain di Indonesia. "Bukan rahasia umum bahwa kepentingan asing banyak bermain di Indonesia, mustahil, pasti ada mitranya," ujar Mustafa saat dihubungi wartawan, Kamis(25/8/2011).

Bagi Mustafa, kepentingan asing di Indonesia sebagian besar sangat tidak adil. Asing mengeksploitasi alam dan tidak untuk hajat hidup orang banyak di Indonesia tetapi dikeruk ke luar negeri.

"Kalau kerjasama wajar, masyarakat Indonesia pasti akan senang. Ini kesannya tertutup dan menjual murah negeri ini," ungkapnya.

Lebih jauh Mustafa menjelaskan, PKS sendiri tak mempersoalkan dengan semua pihak yang mau bekerjasama dengan Indonesia asalkan bermanfaat bagi masyarakat Indonesia.

"Bagi PKS kita terbuka kerjasama sebagai sejumlah pihak," tandasnya.

Sebelumnya diberitakan situs WikiLeaks membocorkan data kawat Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) mengenai Indonesia. Berdasarkan dokumen terbaru ini, WikiLeaks menyebut menteri-menteri yang dapat dijadikan mitra komprehensif AS.

Pada 21 Oktober 2009 saat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengumumkan kabinet barunya. Kedubes AS memberikan daftar nama menteri-menteri yang berpeluang sebagai sekutu utama Negeri Paman Sam.

Dokumen dengan no referensi 09JAKARTA1773 dan dibuat pada 23 Oktober 2009 tersebut, menyebutkan beberapa menteri yang dianggap sebagi mitra komprehensif dalam hubungan AS-RI. Dubes AS saat itu Cameron Hume, memaparkan beberapa nama menteri yang potensial.

Kabinet yang baru dibentuk saat itu, di mata AS memiliki beberapa sektor penting yang dapat dilakukan kerja sama komprehensif. Sektor itu antara lain, ekonomi, kesehatan, lingkungan serta keamanan dan pertahanan. Demikian disebutkan dalam situs WikiLeaks.

Di bidang ekonomi, duet Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu tetap mengisi posnya di kabinet saat itu. Keduanya dianggap diterima dengan baik oleh kalangan pebisnis.

Sementara Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Radjasa yang juga disebut dokumen itu sebagai sekutu terdekat dalam Pemerintahan SBY, dianggap dapat menggunakan kekuatan politiknya untuk mendorong inisiatif kebijakan ekonomi. Tetapi Hatta dianggap tidak memiliki rekam jejak yang baik dalam melakukan reformasi.

Pada bidang kesehatan, pemilihan Dr Endang Rahayu Sedyaningish sebagai Menteri Kesehatan dianggap sebagai pilihan bagus. Sementara Menteri Lingkungan Hidup Gusti M Hatta dianggap sebagai akademisi terhormat dan akan memfokuskan isu perubahan iklim dalam masa kerjanya.

Bocoran kawat diplomatik Kedubes AS ini juga menyebutkan mitra dialog kunci dalam isu keamanan dan pertahanan, yakni Menteri Koordinator Politik dan Keamanan Djoko Suyanto. Mantan Panglima TNI di mata AS disebut sebagai tokoh kunci dalam reformasi militer Indonesia.

Selain itu, bocoran kawat diplomatik AS ini juga menyebutkan dilakukan tindakan nyata untuk menarik Menteri Marty Natalegawa sebagai partner kunci hubungan diplomatik AS-RI.

Tindakan pertama yang diminta oleh Kedubes AS kepada Pemerintah Washington adalah untuk segera mungkin meminta Menteri Luar Negeri Hillary Clinton memberikan selamat kepada Marty karena ditunjuk sebagai Menteri Luar Negeri RI. Saat itu, Marty menggantikan posisi Menlu sebelumnya yang dijabat oleh Hassan Wirajuda. (ugo) [Misbahol Munir - Okezone.com]

Wikileaks: Tifatul Berterima Kasih, Diplomasi AS Untungkan PKS

Tifatul Sembiring
Jakarta - Wikileaks mengungkapkan, hubungan antara PKS dan Pemerintah AS tidak selalu berseberangan seperti pada kasus Mentan Anton Apriyantono. PKS pada 2008 malah punya hubungan mesra dan belajar kampanye politik dari AS.

Kawat diplomatik berkode 08JAKARTA54 tertanggal 9 Januari 2008 yang diungkap Wikileaks mengisahkan pertemuan antara Dubes AS Cameron Hume dengan Presiden PKS Tifatul Sembiring, Ketua DPP PKS Bidang Hubungan Internasional Taufik Ramlan Wijaya, dan anggota DPR dari FPKS Zulkieflimansyah.

Mereka berbicara seputar isu keamanan. PKS menyebutkan, separatisme, perubahan iklim dan kejahatan transnasional adalah ancaman terbesar untuk keamanan Indonesia. Nah, PKS juga dalam kesempatan itu berterima kasih pada Hume atas program diplomasi AS yang menguntungkan para pejabat PKS.

"Tifatul berterima kasih pada Dubes atas program diplomasi publik yang sangat menguntungkan para pejabat PKS," demikian laporan itu.

Tifatul mengatakan dirinya bisa berkunjung ke AS pada 2006 lewat International Visitor Program sehingga bisa lebih memahami AS. Zulkieflimansyah juga senang dengan program buku-buku berbahasa Indonesia mengenai AS.

Hubungan baik dengan AS ini membantu PKS memahami proses demokrasi di Negara Paman Sam. Bahkan, Tifatul cs mengakui pengetahuan itu ingin dipraktikkan dalam kampanye politik PKS.

"Program diplomatik AS juga membantu pejabat PKS untuk memahami proses demokrasi AS, sebuah pelajaran yang mereka (PKS) harapkan bisa dipraktikkan untuk kampanye politik mereka," lanjutnya.

Lebih lanjut delegasi PKS ini mengapresiasi kesempatan untuk bisa memahami AS dengan lebih baik dan meminta agar kandidat PKS diikutsertakan dalam program pertukaran. (fay/nrl) [Fitraya Ramadhanny - detikNews.com/16/8/2011]

Top