ads

Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Anis Matta

PKS Taktakan mengirimi Anda undangan

 
Top corners image
     
 
   
 
 
 

PKS Taktakan mengundang Anda untuk bergabung di Twitter!

 
 
Terima undangan
 
     

Pilwalkot Bandung 2013 Resmi Diikuti Delapan Pasang Calon

Gambar sisip 2
Bandung - KPU Kota Bandung menetapkan delapan pasang calon wali kota dan wakil wali Kota Bandung periode 2013-2013. Ketetapan tersebut diputuskan dalam rapat pleno tertutup di Kantor KPU Kota Bandung, Jalan Soekarno Hatta, Selasa (7/5/2013).

Menurut Ketua KPU Kota Bandung Apipudin, penetapan ini diputuskan berdasarkan hasil verifikasi faktual data dari semua tahapan yang telah dilakukan.

"Kami telah melakukan tahapan mulai dari pendaftaran hingga tes kesehatan. Kami juga telah melakukan verifikasai baik terhadap dokumen yang menyangkut individu bakal calon maupun dokumen kelembagaan," ujar Apipudin saat menggelar jumpa pers yang digelar di kantor KPU Kota Bandung.

Berdasarkan rapat pleno yang digelar pagi tadi, pukul 11.00 WIB-12.30 WIB. Memutuskan, delapan bakal calon wali kota dan wakil wali kota Bandung 2013 lolos sebagai peserta di ajang pemilukada Kota Bandung.

Ini dia para petarung yang akan berkompetisi di ajang Pilwalkot 2013 sesuai dengan pendaftaran.

Jalur Independen:
A. Wawan Dewanta-HM Sayogo
B. Wahyudin Karnadinata-Toni Apriliani
C. Budi Setiawan-Rizal Firdaus
D. Bambang Setiadi-Alex Tahsin Ibrahim

Jalur Partai:
E. Edi Siswadi-Erwan Setiawan (Demokrat dan 5 parpol non parlemen)
F. MQ Iswara-Asep Dedi Ruyadi (Golkar dan 15 parpon non parlemen)
G. Ayi Vivananda-Nani Suryani (PDIP dan PAN)
H. Ridwan Kamil-Oded M Danial (PKS dan Gerindra).

Untuk selanjutnya, pasangan calon ini akan mengundi nomor urut yang akan dilakukan Rabu (8/5/2013) besok di Hotel Grand Pasundan. (avi/ern)

Sumber: http://news.detik.com

Assassinasi PKS Dalam Renungan Kisah Yusuf AS (Ayat 7-10)


Tulisan ini bukan untuk menafsirkan surat Yusuf, tapi hanya untuk menunjukkan adanya kemiripan antara yang terjadi pada diri Nabi Yusuf AS dengan yang terjadi pada PKS hari-hari ini. Semoga bisa menambah keyakinan.

Kisah yang Menguatkan Iman
Allah SWT berfirman:
لَقَدْ كَانَ فِي يُوسُفَ وَإِخْوَتِهِ آيَاتٌ لِلسَّائِلِينَ (7)
“Sesungguhnya ada beberapa tanda-tanda kekuasaan Allah pada (kisah) Yusuf dan saudara-saudaranya bagi orang-orang yang bertanya.” [Yusuf: 7].

Melalui mimpi, Nabi Yusuf diberi isyarat akan menjadi seorang nabi dan penguasa besar di Mesir. Ketika Allah berkehendak, pasti kehendak-Nya akan terwujud. Walaupun jalan menuju terwujudnya kehendak tersebut panjang, berliku, dan banyak yang berusaha menghalanginya. Kehendak Allah SWT memaksakan, tidak ada yang menghalanginya. Kehendak Allah SWT tanpa ketentuan, terserah kepada Allah SWT bagaimana cara dan jalan mewujudkan kehendak-Nya.

Bahkan semakin berliku dan penuh kejutan, kisah itu semakin indah. Oleh karena itu, kisah Yusuf AS disebut sebagai (أحسن القصص) “Kisah yang paling baik.”

Hasad Membutakan
Allah SWT berfirman:
إِذْ قَالُوا لَيُوسُفُ وَأَخُوهُ أَحَبُّ إِلَى أَبِينَا مِنَّا وَنَحْنُ عُصْبَةٌ إِنَّ أَبَانَا لَفِي ضَلَالٍ مُبِينٍ (8)
“(Yaitu) ketika mereka berkata: “Sesungguhnya Yusuf dan saudara kandungnya (Bunyamin) lebih dicintai oleh ayah kita daripada kita sendiri, padahal kita (ini) adalah satu golongan (yang kuat).  Sesungguhnya ayah kita adalah dalam kekeliruan yang nyata.” [Yusuf: 8]

Saudara-saudara Yusuf AS dimakan penyakit hati berupa hasad, iri hati. Merasakan bahwa Yusuf AS mendapatkan perhatian yang lebih dari sang ayah, Nabi Ya’qub AS Mereka ingin mendapatkan perhatian seperti Yusuf AS Sebenarnya mudah untuk mendapatkan hal itu. Tinggal meneliti sebab-sebab Yusuf AS mendapatkannya, laku mencontohnya, pasti perhatian yang sama akan mereka dapatkan. Mereka malah berusaha merusak kondisi; berbuat makar terhadap Yusuf AS dan menuduh Nabi Ya’qub AS sesat.

PKS adalah partai yang mendapat simpati masyarakat sangat baik, karena menjaga syiarnya BERSIH, PEDULI, dan PROFESIONAL. Tak mengherankan jika perolehan suara PKS selalu naik setiap pemilunya. Bahkan qiyadah mencanangkan target 3 besar pada pemilu mendatang. Kalau ada partai lain yang menginginkan simpati yang besar dari masyarakat, hendaknya mencari rahasia kesuksesan PKS tersebut. Niscaya masyarakat pun akan menaruh simpati kepada mereka. Bukan malah men-demarketting dan mengatur konspirasi menghancurkannya.

Ketakutan yang Tak Beralasan
Di antara sebab Yusuf AS dimusuhi saudara-saudaranya, mereka mencium gelagat Yusuf AS akan menjadi penerus kenabian sang ayah. Kalau benar-benar demikian, maka mereka akan menjadi pengikutnya. Padahal mereka adalah (عصبة) “kelompok yang kuat, fanatik” sehingga lebih pantas untuk memimpin.
Banyak yang meyakini PKS lambat-laun akan menjadi partai terbesar di negeri ini. Ini tentu mengkhawatirkan berbagai pihak. Kalau mau jujur, kenapa mereka khawatir? Apa yang menakutkan dari PKS? Bukankah agenda-agenda yang diusungnya adalah demi kebaikan negeri ini? Atau sesuatu yang baik bukanlah kebaikan kalau bukan dari mereka?

Yusuf AS yang Menggemaskan
Yusuf AS saat itu hanyalah seorang anak kecil, berbeda dengan saudara-saudaranya yang sudah dewasa. Sangat wajar kalau seorang ayah lebih mencintai dan memperhatikan anaknya yang masih kecil. Kakak-kakak hendaknya memaklumi kalau wajahnya yang masih innocent (tanpa dosa) dan menggemaskan, membuat semua orang meminatinya. Tidak seharusnya seorang kakak yang sudah kehilangan bening wajahnya mencelakakan adiknya lantaran iri. Atau dia ingin adiknya juga berwajah tua dan bopeng penuh luka.

Tentu banyak yang menaruh harapan kepada PKS yang masih muda, dan bisa mempertahankan kebersihannya dari praktek korupsi. Karena kebanyakan partai sudah bopeng dengan praktek korupsi kadernya. Bukannya mereka bersih-bersih dalam rumah mereka, malah melemparkan kotoran ke rumah orang agar dikatakan rumah kotor. Tak ada bedanya dengan rumah mereka.

Si Kecil Harus Dienyahkan
Allah SWT berfirman:
اقْتُلُوا يُوسُفَ أَوِ اطْرَحُوهُ أَرْضًا يَخْلُ لَكُمْ وَجْهُ أَبِيكُمْ وَتَكُونُوا مِنْ بَعْدِهِ قَوْمًا صَالِحِينَ (9)
“Bunuhlah Yusuf atau buanglah dia ke suatu daerah (yang tak dikenal) supaya perhatian ayahmu tertumpah kepadamu saja, dan sesudah itu hendaklah kamu menjadi orang-orang yang baik.” [Yusuf: 9].

Dengan teganya, mereka berkumpul, dan merencanakan cara mengenyahkan si kecil Yusuf AS Tujuan mereka agar perhatian sang ayah tercurah kepada mereka. Bunuh atau buang di tempat jauh. Sadis. Setelah itu, mereka akan menikmati curahan perhatian sang ayah, atau menjadi orang baik-baik.

PKS tidak pernah memusuhi partai lain. Tapi kenapa ada partai yang memusuhinya? Bahkan dengan teganya membunuh karakter pemimpinnya. Ketika para kader bersih dari praktek korupsi, akankah pemimpin yang pastinya lebih baik, akan berbuat dosa besar politik tersebut? Sangatlah jauh Ust. Luthfi dari sekadar dugaan praktek itu. Sungguh menyakitkan, orang yang sangat bersih dituduh sebagai kotor; partai yang memperjuangkan peternak sapi dan mewujudkan swasembada daging dituduh telah menjadi penyebab melonjaknya harga daging di Indonesia menjadi yang termahal di dunia. Lalu tuduhannya, itu semua disebabkan praktek korupsi yang dijalankan untuk membiayai partai. Sadistis.

Sulitnya Mencari Sumber “Angin”
Ketika merencanakan kejahatan kepada Yusuf AS, disebutkan (اقْتُلُوا يُوسُفَ) “Bunuhlah Yusuf” dan (أَوِ اطْرَحُوهُ) “Atau buanglah dia”. Bukan “Ayo kita bunuh Yusuf” dan “Atau ayo kita buang dia”. Ini menunjukkan bahwa ide kejahatan itu berasal dari satu orang dari mereka. Ada aktor intelektual. Yang lain hanya mengikuti dan melakukannya. Aktor itulah yang paling benci kepada Yusuf AS dan paling berkepentingan pergi jauhnya Yusuf AS

Banyak yang kebakaran jenggot ketika beberapa mas’ulin menyatakan kasus ini murni konspirasi. Karena terasa sekali aromanya. Walaupun sangat sulit mencari dan membuktikan siapa otak di belakangnya, sesulit mencari sumber angin ketika tercium bau tak sedap, seperti yang disebutkan Ust. Hidayat Nurwahid.

Berjuang dengan Cara Kotor
Setan membisikkan pada hati saudara-saudara Yusuf AS, “Lakukanlah kejahatan itu. Setelah disayang ayah, jadilah orang yang baik” (وَتَكُونُوا مِنْ بَعْدِهِ قَوْمًا صَالِحِينَ). Godaan yang tidak masuk akal sehat; berbuat kebaikan dengan cara yang jahat. Tapi bagi orang sudah menjadi budak setan, pasti akan diikuti saja. Nabi Adam AS saja bisa lupa ketika dinasihati memakan buah khuldi demi mendapat kemuliaan seperti malaikat [Al-A’raf: 12].

Bagaimana mungkin sebuah partai akan berjuang demi kebaikan negara ini, jika kekuasaannya diraih dengan cara menjahati partai-partai lain. Kekuasaan yang didapatkan pasti akan digunakan untuk melakukan kejahatan yang semakin banyak. Partai seperti ini tidak bisa diharapkan sama sekali kontribusinya untuk Indonesia.

Optimislah, Akan Ada yang Membelamu
Allah SWT berfirman:
قَالَ قَائِلٌ مِنْهُمْ لَا تَقْتُلُوا يُوسُفَ وَأَلْقُوهُ فِي غَيَابَتِ الْجُبِّ يَلْتَقِطْهُ بَعْضُ السَّيَّارَةِ إِنْ كُنْتُمْ فَاعِلِينَ (10)
“Seseorang di antara mereka berkata: Janganlah kamu bunuh Yusuf, tetapi masukkanlah dia ke dasar sumur supaya dia dipungut oleh beberapa orang musafir, jika kamu hendak berbuat.” [Yusuf: 10].

Saat mereka berbulat-tekad akan membunuh Yusuf AS, salah seorang dari mereka mencegah, “Janganlah kamu bunuh Yusuf.” Tapi mata saudara-saudaranya masih merah membara, nafsu membunuh masih menyala-nyala. Oleh karena itu, dia menurunkan tawaran, “Tetapi masukkanlah dia ke dasar sumur supaya dia dipungut oleh beberapa orang musafir.”

Insya Allah, masih banyak orang yang tidak setega itu melakukan konspirasi. Konspirasi dan ketidakadilan yang dialami PKS malah menarik simpati banyak kalangan. Banyak sekali sms dan telepon dukungan diterima saudara-saudara kita di pusat dan daerah. Mereka prihatin dengan kejahatan politik yang sangat menjijikkan ini, sehingga terdorong untuk membela PKS demi kemaslahatan negeri ini.

Semoga kita sabar dan ridha seperti Nabi Yusuf AS dalam menekuni satu-persatu liku-liku jalan dakwah ini. Sehingga kita pun akhirnya sebahagia beliau ketika diberi kemenangan yang mengejutkan dari Allah SWT.

Luthfi Hasan Ishaq (LHI) Mengaku Kenal Ahmad Fathanah

Luthfi Hasan Ishaq

PKS Taktakan  - Pengacara Luthfi Hasan Ishaaq, Zainudin Paru mengatakan kliennya mengaku kenal dengan Ahmad Fathanah ketika sekolah di Pondok Pesantren Gontor dan juga di Arab Saudi.

"Mengenai AF, beliau (Luthfi Hasan) bilang bukan hanya kenal tetapi satu sekolah ketika di Gontor dan Arab Saudi," kata Zainudin kepada Antara di Jakarta, Selasa.

Saat disinggung lebih jauh mengenai keterkaitan Luthfi dengan AF dalam kasus impor daging sapi, Zainudin enggan membeberkannya. Menurut dia, diperlukan waktu untuk membuka mengenai keterkaitan kliennya dengan AF.

"Dari berbagai keterangan Pak Luthfi, tidak bisa serta merta mendapatkan info, butuh waktu kesiapan agar lebih terbuka. Sejauh ini perlu komunikasi," katanya.

Dia mengatakan, kliennya mengaku tidak memiliki kewenangan apapun dalam impor daging sapi. Menurut dia, kewenangan impor itu sudah menjadi kewenangan dari kementerian terkait.

"Lagi pula Pak Luthfi merupakan anggota DPR Komisi I, bukan Komisi IV yang terkait dengan pertanian. Sehingga tidak ada hubungannya dengan kasus impor daging," ujarnya.

Zainudin mengatakan, saat pertemuan dengan kliennya pada Senin (4/2), Luthfi Hasan tidak menyinggung lebih dalam mengenai PT Indoguna Utama. Dia mengatakan, perusahaan itu tidak ada kaitan dengan kliennya.

"Terkait PT Indoguna Utama, Pak Luthfi mengatakan perusahaan itu tidak ada kaitannya dengannya. Kalau importir daging, menurut dia itu kaitannya dengan Kementerian Pertanian," ujarnya.

Dalam kasus dugaan suap impor daging sapi itu, KPK telah menetapkan empat orang tersangka yaitu mantan Presiden PKS yang juga anggota Komisi I DPR Luthfi Hasan Ishaaq, dua direktur PT Indoguna Utama yaitu Juard Effendi dan Arya Abdi Effendi, serta orang dekat Lutfi, Ahmad Fathanah.

Keempat tersangka sudah resmi ditahan KPK di tempat berbeda. Juard Effendi ditahan di Rutan Salemba, Arya Arbi Effendi di Rutan Cipinang, Ahmad Fathanah di Rutan KPK, dan Luthfi Hasan Ishaaq di Rutan KPK Cabang Guntur.


Anis Matta - Konsolidasi Kader PKS Sumatera Utara

Anis Matta - Konsolidasi Kader PKS Di Sumatera Utara


ILC - Prahara PKS, Prahara Politik

Indonesia Lawyer Club (ILC)


Ulama dan Intelektual Muda Dukung Partai Keadilan Sejahtera (PKS)

Ulama-Ulama muda Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI)



Dialog: Boni Hargens - Anis Matta "Noda di Partai Dakwah" Metro TV

Bonie Hargen (Pengamat) - Anis Matta (Presiden PKS)


Anis Matta Bangkitkan Semangat Kader PKS

Anis Matta (Presiden PKS)

Anis Matta - Minta Kadernya Fokus Pertahankan Moralitas

Anis Matta (Presiden PKS)

KH. Hilmi Aminuddin - Mengumumkan Presiden PKS Baru

Taufik Ridho, Anis Matta, KH. Hilmi Aminuddin, KH. Surahman Hidayat


Luthfi Hasan Ishaaq - Mengundurkan Diri sebagai Presiden PKS

Luthfi Hasan Ishaq




                                 [Download]          [PKS Taktakan Channel]

Luthfi Hasan Ishaaq - Bantah Terima Suap Impor Daging Sapi

Aboe Bakar AlHabsyi, KH. Hidayat Nurwahid, Luthfi Hasan Ishaq, Anis Matta, AlMuzammil Yusuf


Anis Matta Bangkitkan Semangat Kader PKS

Anis Matta - Konsolidasi Kader PKS se Jawa Barat -dan Banten


Inspirasi Taubat yang Melahirkan Semangat Dahsyat


Oleh: Ustadz. Hatta Syamsuddin
PKS Taktakan - Kehidupan terus berputar. Terjerembab jangan membuat mata kita terus sembab. Terpuruk tak berarti masa depan kita buruk. Terkadang kita tergerus dosa, namun jangan sampai menjadi putus asa. Ibnul Qayyim dalam kitab Madarijus Salikin mengutip ucapan salaf yang aneh terasa: ‘Adakalanya seorang hamba berbuat dosa, namun masuk surga. Dan adakalanya seseorang mengerjakan ketaatan, namun masuk neraka’. Benar demikian, dosa dan kemaksiatan yang diikuti dengan pertaubatan sungguh-sungguh selalu melahirkan lompatan keimanan yang jauh lebih tinggi dari sebelum berbuat dosa. Sementara ketaatan yang diikuti rasa puas diri dan sikap jumawa akan menggerus pahala sampai titik nol yang sia-sia. Kesedihan dan penyesalan akan sebuah kesalahan adalah hal yang perlu, tapi berputus asa dan lemah semangat setelahnya adalah jauh dari sikap mereka para tokoh kesatria nan mulia.

Mari kita belajar dari sosok Nabi Sulaiman SAW, satu-satunya di dunia ini yang diberikan tiga hal yang bahkan tidak diberikan kepada Nabi Muhammad SAW. Tiga hal tersebut adalah kekayaan, kenabian dan kekuasaan. Namun tidak selamanya kehidupan beliau berjalan dengan lancar tanpa hambatan. Ada satu episode kehidupan beliau yang bahkan dicatat dalam Al-Quran dan diperjelas dalam As-Sunnah, yang memberikan pelajaran bagi kita tentang sikap pertaubatan yang dahsyat.

Kisah ini termuat begitu lengkap dalam kitab hadits Bukhari dan Muslim, bagaimana suatu ketika Nabi Sulaiman begitu percaya diri mengumandangkan tekadnya: ‘Aku akan menggilir sembilan puluh sembilan istriku semalaman, yang kesemuanya akan melahirkan anak laki-laki yang berperang fii sabiilillah”. Ia merindukan generasi yang hebat, maka sebuah tekad yang dahsyat pun dilantunkan. Hanya saja pada waktu itu beliau tidak menambahkan kalimat ‘insya Allah” (jika Allah SWT berkehendak). Seorang sahabat beliau telah mengingatkan: “Ucapkan Insya Allah“. Namun beliau lalai dan tak hati-hati, terlupa nasihat sang sahabat dan langsung menjalankan apa yang ia tekadkan, menggilir istri-istrinya dalam satu malam.

Apa yang terjadi kemudian adalah episode keterpurukan dan ujian bagi nabi Sulaiman. Dari 99 istrinya tersebut, ternyata hanya seorang saja yang melahirkan bayi dan itupun dalam keadaan cacat, digambarkan dalam hadits sebagai “setengah manusia”. Maka orang-orang pun meletakkan bayi itu di atas kursi Sulaiman, dan melihat hal tersebut Nabi Sulaiman pun terpuruk, bersedih mengingat ucapannya terdahulu. Inilah yang digambarkan dalam surat Shad ayat 34 Allah SWT berfirman mengisahkan: “dan Sesungguhnya Kami telah menguji Sulaiman dan Kami jadikan dia (anaknya) tergeletak di atas kursinya sebagai tubuh (yang lemah cacat) kemudian ia (Sulaiman) bertaubat. Bahkan Rasulullah SAW pun menambahkan saat menceritakan kisah ini, sekiranya ia (Sulaiman) mengucapkan insya Allah, niscaya setiap istrinya akan hamil dan melahirkan seorang anak yang akan berjuang di jalan Allah.

Dalam semangat yang begitu hebat untuk melahirkan generasi pejuang, nabi Sulaiman lalai dan diingatkan oleh Allah SWT. Bagi sebagian orang ini adalah kelalaian yang sangat teknis dan sederhana, namun ternyata dibalik yang kecil itulah tersimpan cara dan hikmah Allah SWT menguji dan membesarkan nabi Sulaiman. Apa yang terjadi setelahnya? Nabi Sulaiman pun bertaubat, beliau meminta ampunan sekaligus penyesalan yang mendalam di hadapan Allah SWT. Namun itu tidak disertai kesedihan yang bertalu-talu, ataupun rasa putus asa yang menggurita dalam dada, justru sebaliknya Sulaiman tahu ia sedang diuji. Maka ia pun bertaubat dengan mengajukan permohonan yang lebih dahsyat dari yang ia capai sebelumnya. Sebuah istighfar segera disusul dengan proposal untuk mendapatkan kerajaan terbesar yang pernah dikenal dalam sejarah manusia. Dengan jelas lisan Sulaiman berujar: “Ya Tuhanku, ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak dimiliki oleh seorang juapun sesudahku, Sesungguhnya Engkaulah yang Maha Pemberi“ (Shad:34-35)

Subhanallah, taubat yang melahirkan semangat dahsyat. Dalam taubatnya nabi Sulaiman terus melanjutkan cita, bahkan ia mempunyai target yang lebih kuat, lebih besar, dari yang ia miliki sebelumnya. Sebuah kerajaan yang akan senantiasa dikenang dalam sejarah tentang kebesaran dan kekuasaannya. Maka Allah SWT pun memberikan kepada Sulaiman apa yang ia cita-citakan. Angin pun dalam genggaman, para jin tunduk di hadapan, bahkan penguasa-penguasa negeri lain siap bergabung dalam keislaman.
Pelajaran besar terpatri dalam hati, mari kita bertaubat layaknya Nabi Sulaiman. Sebuah pertaubatan yang akan menjadi hentakan sejarah, untuk mencapai kemenangan dan kejayaan jauh lebih besar dari yang kita capai pada hari ini.

Semoga bermanfaat dan salam optimis.

Pemuda Muhammadiyah Dukung Anis Matta Benahi PKS

Anis Matta menjadi Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS)

Jakarta - Terpilihnya Anis Matta menjadi Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mendapat dukungan dari kalangan pemuda Muhammadiyah. Ikatan Pemuda Muhammadiyah menilai Anis cocok membenahi PKS yang saat ini tengah diterpa isu korupsi.

"Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) sangat merasa senang dan bangga kepada PKS dinahkodai oleh presiden baru, yakni Muhammad Anis Matta. Pasalnya, Anis Matta merupakan alumni Ikatan Pelajar Muhammadiyah di Sulawesi Selatan dulu. Anis Matta sangat tepat dan cocok menjadi Presiden PKS pengganti Lutfhi Hasan yang kini tersandung dugaan korupsi," ujar Wasekjen Pimpinan Pusat IPM Dzar Al Banna dalam rilis yang diterima detikcom, Minggu (3/2/2013).

"Kami sejak awal sudah menilai Anis Matta sangat tepat menjadi Presiden PKS, karena dia memiliki semangat muda dan enerjik, apalagi dulu beliau juga alumni Ikatan Pelajar Muhammadiyah," kata Al Banna.

Menurutnya, Anis Matta mempunyai riwayat sebagai anggota Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik PP Muhammadiyah, namun karena kesibukannya sebagai anggota DPR RI menjadikannya jarang aktif di Muhammadiyah.

Al Banna mengatakan Anis sebagai tokoh muda yang memiliki semangat pendobrak dan loyal terhadap partai. Al Banna berharap PKS dan parpol lainnya di Senayan dapat komitmen menyuarakan aspirasi masyarakat luas seperti soal isu Ujian Nasional dan Kurikulum belum selesai.

"Walaupun Muhammadiyah secara struktural tidak ada hubungan dengan partai politik apapun, namun Muhammadiyah selalu mendukung langkah positif kader-kadernya untuk memajukan bangsa," pungkas Mahasiswa Pascasarjana UGM ini.

Sumber: http://news.detik.com/read/2013/02/04/043326/2160027/10/?nd772204topnews

Fitnah, Oh, Fitnah


“Jika kamu bersabar dan bertaqwa ketika mereka datang menyerang kamu dengan tiba-tiba, niscaya Allah menolongmu dengan lima ribu malaikat yang memakai tanda” (Q.S. Al-Imran: 125)

Mengawali tulisan ini, penulis teringat dengan salah satu perang yang membawa kemenangan bagi pasukan Rasulullah Saw, perang Badr. Perang yang membakar semangat umat Islam, perang yang membuat penulis merinding tatkala membaca kisah-kisah keajaiban yang muncul karena bantuan yang dikirimkan oleh Allah. Seperti kata Allah pada kutipan ayat di atas. Dia datang menolong dien-Nya dengan lima ribu malaikat yang memakai tanda dan entah dengan jalan apa lagi DIA akan menolong hamba-Nya yang selalu bersabar.

Dalam keadaan bagaimana pun, seruan Allah akan kesabaran ini amat banyak dalam kitab suci Al-Quran, hingga pantaslah jika ‘bersabar’ adalah pekerjaan berat yang akan diujikan kepada tiap hamba yang senantiasa berpegang teguh pada tali agama-Nya. Dan wajarlah bila balasan yang dijanjikan bagi orang yang bersabar adalah surga, sebab ia teramat berat untuk dijalani.

Pembaca milis yang setia, ketika diri dilanda fitnah, maka di situlah awal sabar hendak ditanam. Tak usah khawatir akan fitnah. Sejak zaman Rasulullah, toh, perbuatan keji itu sudah ada. Masih jelas, amat kental dalam ingatan penulis, ketika orang paling munafik di kalangan Quraisy memfitnah Aisyah RA bahwa beliau sengaja berkhalwat (berduaan) dengan salah seorang sahabat. Padahal, berdasarkan kisah, sungguh hal itu tidaklah seperti yang dituduhkan. Begitu berbahayanya fitnah hingga berita tersebut menyebar di seluruh kalangan dengan begitu cepatnya. Bahkan, salah seorang sahabat, Abu Bakar Assiddiq RA yang dikenal dengan kelembutan hatinya sedemikian marahnya mendengar putrinya, Aisyah, berbuat demikian. Apatah lagi sang suami, lelaki paling mulia, Rasulullah SAW ketika mendengar kabar tersebut kemudian terbesit rasa percaya akan kabar tersebut, sungguh penyiksaan besar yang dirasakan oleh Aisyah RA semalam suntuk beliau menangis pedih. Tiga bulan lamanya ia dijauhi oleh Rasulullah, Saw. Bahkan sempat terdengar kabar, Abu Bakar RA rela putrinya diceraikan sekiranya kabar tersebut benar adanya. Itulah fitnah, punya kekuatan menumbangkan lawan atau musuh dari segi mental. Na’udzu billah tsumma na’udzu billah. Namun, perlu kita ketahui bersama bahwa kebenaran akan terkuak dengan sendirinya. Kesabaran akan membuka tabir fitnah yang tak jelas itu. Jikalau Rasulullah memperoleh kebenaran dari adanya wahyu, tentulah manusia biasa pun akan diberikan jalan oleh-Nya.

Tak perlu risau dengan fitnah. Bukankah memang demikian adanya! Kebenaran akan diiringi oleh kebatilan. Bukankah sangat jelas pula bahwa kemudahan menyertai kesulitan. “Inna ma’al ‘usrii yusroo” (sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan), (QS. Al-Insyirah: 5). Usah resah akan fitnah yang bertandang jika diri sudah berjalan pada koridor yang tepat. Tak mestilah takut menggelayuti. Amat wajar kejujuran mendapat cobaan. Sudah lumrah kebenaran berteman dengan ujian. Semua sudah sunnatullah. Yang terpenting diri tahu bahwa pelaku fitnah alias ‘munafik’ tempatnya adalah Hawiah, lapisan terbawah dari tujuh neraka. Yang jelas diri paham akan firman-Nya dalam Al-Quran surah Al- Baqarah: 217 “Walfitnatu akbaru minal qotli” (Sedangkan fitnah itu lebih kejam daripada pembunuhan)

Sekali lagi, tak perlu galau bila diri dilanda fitnah. Janji Allah itu pasti, bahwa “Innalloha ma’a sshoobiriin” (Sesungguhnya Allah bersama dengan orang yang sabar). Surah Al-Imran pada pembukaan tulisan di atas pun amat jelas menerangkan kepada kita bahwa kesabaran adalah kunci kemenangan. Tak perlu memikirkan dengan cara apa Dia akan menolong. Dia jauh lebih punya kuasa dibanding dengan penyebar fitnah. Dia amat tahu melalui cara apa hamba itu dimudahkan-Nya.

Jaga Allah, maka Allah akan menjagamu. Itulah janji-Nya. Betapa indah ia memberikan janji kepada hamba-Nya. Tentulah, Dia akan dating dengan cara yang lebih indah. Penulis teringat dengan sebuah hadits hasan lagi shahih, yang diriwayatkan oleh Tirmidzi: Dari Abul Abbas Abdullah bin Abbas RA berkata, “Suatu hari aku berada di belakang Nabi SAW lalu beliau bersabda, “Nak, akan aku ajarkan kepadamu beberapa patah kata, jagalah Allah, niscaya Dia akan menjagamu, jagalah Allah, niscaya dia akan senantiasa bersamamu, dan bila engkau meminta pertolongan, mintalah kepada Allah. Ketahuilah, jika semua umat manusia bersatu padu untuk memberikan suatu kebaikan padamu, niscaya mereka tidak dapat melakukannya, kecuali  yang telah ditulis oleh Allah bagimu,  dan jika semua umat manusia bersatu padu mencelakakanmu, niscaya mereka tidak dapat mencelakakanmu kecuali dengan sesuatu yang ditulis oleh Allah bagimu. Pena telah diangkat dan catatan-catatan itu telah mengering.

Sungguh dahsyat susunan hadits yang disabdakan oleh Rasulullah. Mudah-mudahan terpetik banyak hikmah. Satu hal yang mesti ditekankan dalam diri bila fitnah benar-benar bertandang adalah bahwa kemenangan akan selalu mengiringi kesabaran. Bersabar terhadap fitnah yang menghampiri insya Allah jalan keluar akan tampak jelas. Wallohu’alam bissawwab.

Konspirasi dengan Target PKS Karena Lantang Menentang Impor Daging

HP Dhito, staf ahli Habib Nabiel Almusawa yang disadap. (ist)
 Habieb Nabiel Al-Musawa yang merupakan Ketua Kelompok Komisi (Kapoksi) IV Fraksi PKS, menegaskan bahwa fitnah suap terhadap anggota DPR fraksi PKS merupakan skenario besar yang dirancang untuk mendeskreditkan PKS.

Dia menyatakan bersama teman-teman se-fraksi PKS di komisi pertanian sudah menolak keras tambahan kuota impor daging untuk tahun 2013, hal tersebut juga saya tegaskan saat raker dengan Kementerian Pertanian. Ia bahkan meminta surat ancaman dari importir ke Dirjen Peternakan dilaporkan ke Kepolisian.

Bahkan Menteri Pertanian (Mentan) Suswono pun juga sudah mengatakan pihaknya tidak pernah memberikan rekomendasi penambahan kuota impor daging tahun 2013. Ia mengaku sudah mengirimkan surat ke Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Hatta Rajasa untuk tidak lagi impor.

Legislator asal dapil kalsel ini menengarai penangkapan Luthfi Hasan Ishaq (LHI) di kantor DPP PKS merupakan konspirasi yang memiliki banyak kejanggalan. Bahkan tidak menutup kemungkinan ada campur tangan asing dari negara-negara pengekspor daging yang merasa dirugikan dengan kebijakan impor tersebut. Skenario dirancang untuk menekan dan memperburuk citra PKS dimata publik. Diduga karena PKS lantang menentang impor daging.

“Bisa jadi memang kader-kader PKS dijadikan target, karena selama ini tidak ada satupun kadernya yang terjerat kasus korupsi. Bukan tanpa alasan saya mengatakan hal tersebut, karena handpone staf ahli saya akh Dhito yang membidangi ekonomi dan anggaran, beberapa waktu lalu disadap oleh orang tak dikenal” ujar Habib Nabiel.
HP saat ini masih digunakan. (ist)
 
Ia juga mengindikasikan bisa saja kasus ini ditunggangi oleh konspirasi kepentingan politik jelang pemilu. “Diungkap saja dua alat bukti dimaksud, sehingga masyarakat tidak bertanya-tanya. Kok sepertinya PKS jadi target nih,” tuturnya.

KPK harus cepat menuntaskan kasus ini agar masyarakat bisa melihat secara terang-benderang. Jangan sampai kasus ini berlarut-larut padahal belum jelas apakah LHI bersalah atau tidak, tapi PKS sudah diadili oleh opini publik yang terbentuk. Seperti kasus Misbhakun yang akhirnya dibebaskan oleh Mahkamah Agung setelah menjalani masa tahanan dua tahun”, tutup Habib Nabiel. (ist)

Badai "SAPI" Bukan Kiamat Bagi PKS


Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera bidang Kebijakan Publik Hidayat Nur Wahid, menegaskan musibah yang terjadi pada partainya merupakan cobaan yang membuat semakin kokoh dan bersih sebagai partai Islam ke depannya.

"Saat ada musibah seperti ini, kami justru dapat dukungan dari berbagai pihak. Ini belum kiamat bagi PKS, justru kader kami akan kembali pada fitrah dan kebenaran yang sesungguhnya," kata Hidayat di Jakarta, Sabtu 2 Februari 2013.

Menurut manusia bisa salah dan tentunya itu harus diperbaiki. Oleh karena itu, PKS akan menggelar agenda pertaubatan nasional. "Kegiatan ini untuk melanjutkan pembenahan ke dalam," imbuhnya.

Lebih lanjut, Hidayat mengatakan PKS bukanlah partai yang anti KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi). Namun, ia mengajak semua pihak untuk memahami asas praduga tak bersalah. "Jadi kita tunggu pengadilan bekerja, PKS tidak anti KPK. Bahkan, ketika saya menjadi ketua fraksi, kami koreksi pimpinan lewat revisi UU KPK. Jadi posisi PKS tetap hormati KPK," ujarnya.

Koalisi

Dia menambahkan partainya belum membicarakan wacana akan keluar dari koalisi. Menurutnya, aneh jika PKS keluar dari koalisi hanya karena Luthfi Hasan Ishaaq, mantan Presiden PKS, ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap impor daging sapi.

"Akan jadi aneh kami jika kami keluar dari Setgab setelah peristiwa kemarin. Jadi, kami akan cermati satu atau dua minggu ke depan," katanya.

Saat ditanya soal suara di akar rumput yang menginginkan agar PKS keluar dari koalisi pasca Luthfi Hasan menjadi tersangka, Hidayat mengatakan, aspirasi itu boleh-boleh saja. Namun, ia menegaskan, suara kader PKS yang menginginkan agar PKS terus berada di dalam koalisi jauh lebih besar.

"Itu hanya suara aspirasi yang emosional. Justru banyak suara kader yang ingin tetap koalisi," ujar mantan Presiden PKS ini. (eh)

Sumber: http://politik.news.viva.co.id/news/read/387261-badai--sapi--bukan-kiamat-bagi-pks

Jadi Presiden PKS, Anis Matta Mundur Dari DPR RI


Jakarta - M Anis Matta resmi menjabat Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Menghindari konflik kepentingan karena posisinya sebagai Wakil Ketua DPR, Anis Matta pun menyatakan mundur sebagai anggota DPR RI, sekaligus Wakil Ketua DPR RI. Anis mengaku ingin berkonsentrasi penuh sebagai Presiden PKS dengan sejumlah tugas berat yang menantinya.

Menurut Anis, Ia menyadari tugas yang akan diembannya begitu besar. Anis mengaku tidak ingin dalam proses pelaksanaan tugas tersebut terganggu dengan hal-hal lain, yang bisa mengganggu tercapai target.

“Dalam kesempatan ini saya ingin mengumumkan pengunduran diri saya sebagai anggota DPR sekaligus Wakil Ketua DPR RI," tegas Anis.

Anis menyampaikan hal itu dalam orasi politiknya sebagai Presiden PKS yang baru di Kantor DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (1/2/2013). Pernyataan pengunduran diri itu pun disambut teriakan takbir dari jajaran pengurus, kader dan simpatisan PKS yang hadir.

Pengunduran diri Anis memang sudah menjadi tradisi di PKS. Apabila Presiden PKS atau pimpinan PKS lainnya memegang jabatan publik, maka posisinya di partai harus dilepas. Demikian sebaliknya, seorang pejabat publik apabila terpilih menjadi pimpinan PKS harus mengudurkan diri dari jabatan publik yang diembannya. Melalui pengunduruan diri tersebut, Anis pun ingin menjaga tradisi di tubuh PKS.



Sumber: http://www.pks.or.id/content/jadi-presiden-pks-anis-matta-mundur-dari-dpr-ri
⬆
Top