Slider[Style1]
Style2
Style3[OneLeft]
Style3[OneRight]
Style4
Style5
Pilgub Banten, Jazuli-Zakki Janjikan Rp1 Miliar Setiap Desa
Posted by: Unknown Posted date: Minggu, Oktober 16, 2011 / comment : 0 Banten, Jazuli Juwaini, News, Pilkada Banten, Politik
Pernyataan tersebut disampaikan pasangan tersebut dihadapan ribuan pendukungnya, pada kampanye terbuka pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang diusung koalisi PKS, PPP, PBR dan PKNU, di Stadion Maulana Yusuf Kota Serang, Minggu (16/10/2011).
"Kami memiliki sembilan janji yang merupakan program unggulan, bisa diwujudkan jika nanti kami terpilih menjadi gubernur dan wakil gubernur Banten. Tujuannya untuk mewujudkan masyarakat Banten agar segera sejahtera," kata Jazuli Juwaini dihadapan ribuan pendukung dan kader serta simpatisan PKS, PPP, PBR dan PKNU.
Sembilan janji yang diusung pasangan calon nomor tiga tersebut antara lain, anggaran untuk pembangunan infrastruktur Rp1 miliar setiap desa, penyediaan setengah juta lapangan pekerjaan, penyediaan 100 persen pendidikan gratis sampai dengan SMA/SLTA, menyediakan satu unit traktor setiap gabungan kelompok tani serta pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas dan di RSUD kamar kelas tiga.
Pasangan tersebut juga menjanjikan pengadaan sarana olahraga lengkap untuk umum di setiap kecamatan, penyediaan beras untuk masyarakat kurang mampu 15 Kg perbulan tiap kepala keluarga.
Kemudian program unggulan lainnya yakni penyediaan kredit usaha untuk kaum ibu Rp10 juta setiap RW dan bantuan dana pengembangan Rp100 juta setiap pondok pesantren.
"Nanti kita jangan lagi mendengar orang miskin tidak bisa berobat karena tidak ada uang, jangan lagi mendengar orang tidak mampu di Banten tidak bisa bersekolah karena tidak punya duit," kata Jazuli Juwaini.
Pada kampanye yang dihadiri ribuan pendukung dan simpatisan yang memadati Stadion Maulana Yusuf Serang tersebut, hadir sebagai juru kampanye Sekjen PKS Anis Matta, Ketua DPW PKS Banten Irfan Maulidi, Ketua DPW PPP Banten Mardiono, Ketua DPW PBR Sabrawijaya, dan Ketua DPW PKNU Ali Nurdin serta sejumlah juru kampanye lainnya.
Dalam kampanye tersebut, dilakukan juga peragaan pencoblosan nomor urut tiga yang dilakukan langsung oleh Cagub Jazuli Juwaini didampingi Cawagub Makmun Muzakki. Para pendukung, kader dan simpatisan pasangan Jazuli-Zakki juga terhibur dengan penampilan grup musik Wali Band.
(Aef/AT)[Sumber: berita8.com/16/10/2011].
Beginilah...Tarbiyah Membentuk Mereka!!
Posted by: Unknown Posted date: Sabtu, Oktober 15, 2011 / comment : 0 Direct Selling, Jazuli Juwaini, News, Pilkada Banten, Tarbiyah, Taujih
Mereka mengetuk pintu-pintu rumah yang dilewatinya. Meletakan leaflet didepan pintu rumah warga yang disambanginya. Menempel stiker di tiang2 listrik yang mereka temui. Memasuki gang gang kecil sampai semua rumah dapat disapanya.
Langkahnya lincah, semangatnya lebih panas dari terik matahari yang membuat leher dahaga dan peluh bercucuran. Senyumnya selalu hadir saat berpapasan dengan warga sekitar. Sopan santunnya ditunjukan saat menyapa dan bersalam dengan warga yang bersimpati.
Mereka hanya bertiga ditambah 1 orang anak kecil berbusana rapih juga. Mereka memasuki “kandang” penguasa. Dimana nampak baliho-baliho besar penguasa Banten dan Penguasa Tangerang menghiasi jalan yang mereka susuri. Tak ada rasa cemas dari wajah mereka. Tak ada rasa takut yang nampak dari wajah mereka. Yang tampak begitu jelas dari wajah mereka adalah IZZAH seorang kader dakwah.
Apa yang harus dicemaskan, sementara yang kami sampaikan adalah kebaikan, insyaallah. Apa yang harus ditakutkan, sementara Allah selalu menyertai kita. Itulah mungkin ungkapan yang terbaca oleh kami para ikhwan yang mendampingi, meski para akhwat itu tak mengutarakan alasan kenapa mereka nampak begitu gagah dan berani serta semangat yang tak pernah padam menyebar leaflet, tapi cahaya keimanan mereka mengatakan pada kami. “Tak perlu takut dan tak perlu cemas, jika kita yakin apa yang kita sampaikan adalah dakwah ilallah”
Akhirnya mereka menyerah??
Pada satu titik, mereka akhirnya menghentikan langkahnya! Tak ada lagi langkah-langkah perkasa yang sejak tadi mereka tunjukan seolah menantang siang yang membakar. Tak ada lagi ketuk pintu yang sejak tadi mereka lakukan setiap bertemu rumah yang dilewati. Ada apa?? Lelah sudah?? Ada ancaman yang mengganggu?? Mereka menyerah?? Bukan!! Mereka bukan menyerah!! Mereka berhenti pada sebuah surau berkubah berwarna hijau. Mereka berhenti setelah panggilan adzan memanggil jiwa-jiwa yang ridho pada Tuhannya. Mereka berhenti untuk memenuhi panggilan Tuhannya. Mereka istirahat untuk menunaikan sholat dzuhur berjama’ah. Tarbiyah membentuk mereka menjadi begitu luar biasa!!
Seusai sholat dzuhur, terdengar obrolan hangat di salah satu rumah warga yang bersebalahan dengan masjid tempat para akhwat itu istirahat. Rumah itu adalah rumah Tokoh/Pembesar FORKABI yang sudah sangat jelas afiliasi politiknya kemana dan kesiapa. Yang jelas afiliasi politiknya bukan ke partai dakwah. Dan terlihat ummahat itu kini sedang berada di dalam rumah itu. Sedang berbincang seru dengan tokoh itu. Menjelaskan siapa mereka, dan menjelaskan maksud kedatangan mereka. Dan tentu menawarkan “dagangan” mereka pada orang yang sudah sangat jelas tidak akan membeli “dagangan” mereka.
Justru merekalah yang harus kita DS kan. Begitu yang disampaikan oleh ummahat itu. Tanpa ada rasa takut dan cemas sedikitpun. Jika tadi mereka memasuki wilayah sang penguasa. Kini mereka benar-benar memasuki “kandang” penguasa!! Mereka lama dirumah itu. Nampaknya terjadi obrolan yang lumayan seru dan menarik. Kenapa para ummahat itu sampai berani sepertit itu?? Iman lah yang telah menggerakan hati dan kaki mereka, dakwah yang telah menjadi ruh mereka. Tarbiyah yang telah membentuk mereka. “kapan-kapan silaturrahim lagi ya bu kesini”. Begitu pesan pembesar Forkabi Pinang Tangerang selepas para ummahat itu berpamitan untuk melanjutkan tugas sebagai sales dakwah.
“Selamat berjuang, selamat bertugas ya ibu-ibu.” Kembali tokoh itu memberi pesan saat para ummahat itu meninggalkan teras rumahnya. Nampak terlihat dengan jelas, tokoh itu tersentuh dengan model perjuangan para ibu-ibu PKS.
Siapa yang tak tersentuh dengan perjuangan para ummahat itu?? Ditengah terik matahari yang membakar, mereka berjalan kaki hanya sekedar menyampaikan leaflet dan memperkenalkan kepada warga. “Ini loh calon gubernur dari PKS”. Kader partai mana yang bisa seperti ini?? Yang ikhlas beramal tanpa bayaran, bahkan malah mengeluarkan uang dari kantongnya sendiri. Mereka berjalan bukan sekedar 100-200 meter. Tapi 1-3 kilo meter.
Kader partai mana, yang bisa mendatangi dan menyapa, saat “lawan” politiknya sedang kumpul di markaznya, malah didatangi dan diberikan leaflet?? Ini satu kisah lagi yang ditunjukan oleh para ummahat itu. Dengan senyum dan sapaan yang sopan santun, ummahat itu dengan izzahnya sebagai kader dakwah menyambangi sekelompok anak muda dan bapak-bapak yang sedang berkumpul di sebuah markaz. Ummahat itu memberi leaflet. Dan para pemuda dan bapak2 itu hanya menatap “bengong”. Begitulah tarbiyah telah membentuk mereka!!
Satu lagi fenomena yang terjadi saat DS kemarin. Seorang akhwat dengan PeDe nya memasuki kantor salah satu partai berwarna merah. Mengetuk pintu dan memberikan leaflet!!
Tersentuh hati ini pada perjuanganmu ibu-ibu. Tak boleh ada ikhwan yang meremahkan kualiats perjuangan para akhwat. Mereka begitu luar biasa. Bahkan para ikhwan pun belum tentu bisa!!
Entah mengapa, saat itu juga aku jadi teringat dengan saudara-saudaraku yang pergi meninggalkan jama’ah karena sedikit kecewa. Padahal tarbiyah telah membentuk mereka menjadi begitu indah dan perkasa! Tarbiyah telah mencetak para kadernya menjadi kader penuh cinta pada Tuhannya.
Ya Allah istiqomahkan kami untuk tetap dijalan-Mu...matikan kami dalam keadaan cinta pada jalan dakwah ini...amin..[ar][Sumber: Posted by Abu Rafah-www.islamedia.web.id/10/14/2011].
9 Aksi Program Jazuli-Zakki
Posted by: Unknown Posted date: Kamis, Oktober 13, 2011 / comment : 0 Jazuli Juwaini, Nasional, Pilkada Banten
2. Penyediaan 1/2 juta Lapangan Kerja.
3. Penyediaan Pendidikan 100% Gratis sampai dengan SLTA/MA Negeri.
4. Penyediaan 1 unit traktor tiap Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan)
5. Penyediaan Layanan Kesehatan Gratis di Puskesmas dan Rawat Inap di RSUD kamar kelas 3
6. Pengadaan sarana Olah Raga untuk umum di setiap Kecamatan
7. Penyediaan beras untuk masyarakat kurang mampu 15kg/bulan tiap KK
8. Penyediaan Kredit Usaha untuk kaum Ibu Rp.10 jt. tiap RW
9. Bantuan Dana Pengembangan Rp. 100 jt tiap Pondok Pesantren
Pemilukada Banten: Jazuli Janjikan Dana Rp1 Miliar Tiap Desa
Posted by: Unknown Posted date: Minggu, Oktober 09, 2011 / comment : 0 Jazuli Juwaini, News, Pilkada Banten
"Kami bercita-cita memberikan anggaran Rp1 miliar per desa/kelurahan, jika menang dalam pemilihan kepala daerah nanti," kata calon Gubernur Banten Jazuli Juwaeni, Jumat (7/10).
Jazuli mengatakan hal itu, dalam orasi politik pada kampanye pemilu kada Banten 2011 di Lapangan Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang. Menurut Jazuli, saat ini waktunya Provinsi Banten dipimpin oleh ulama agar terhindar dari sikap korupsi dan tidak mementingkan kekayaan pribadi dan kelompok melainkan untuk kesejahteraan warga.
Banten, merupakan salah satu provinsi terkaya dengan pendapatan nomor lima di Indonesia, namun busung lapar dan penduduk kurang gizi masih dominan, ini memprihatinkan. Demikian juga dengan tingkat pengangguran merupakan tertinggi bila dibandingkan dengan provinsi lain di Pulau Jawa, padahal puluhan ribu pabrik beroperasi di wilayah ini, hal tersebut sangat ironis.
Dia menambahkan, bila nanti terpilih maka berjanji untuk membuka lapangan pekerjaan sekitar 500 ribu pekerja usia produktif karena banyak pabrik di kawasan ini yang mampu menampung. "Kepedulian terhadap nasib para pekerja agar mereka sejahtera adalah harapan dan hak bagi setiap warga, hal tersebut tentunya dapat diwujudkan salah satunya bila pemerintah daerah tidak membiarkan rakyat menderita," kata anggota DPR dari Fraksi PKS itu.
Pemilihan gubernur dan wakil gubernur Banten yang akan digelar 22 Oktober 2011 diikuti tiga pasangan calon, yakni Jazuli-Makmun Muzakki, Ratu Atut Chosiyah-Rano Karno serta Wahidin Halim-Irna Narulita. (Ant/OL-04)[Sumber: mediaindonesia.com/07/10/2011].
Cagub Banten Deklarasi Damai
Posted by: Unknown Posted date: Sabtu, Oktober 08, 2011 / comment : 0 Deklarasi Damai, Jazuli Juwaini, Pilkada Banten
Ada tiga butir pernyataan di plakat deklarasi kampanye damai tersebut. Pertama, pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Banten siap melaksanakan kampanye secara damai, santun, dan bermartabat sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. Kedua, saling menghormati sesama pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Banten. Dan ketiga, memberikan pendidikan demokrasi dan politik yang baik kepada masyarakat di Provinsi Banten. [Sumber: Cyprianus Anto Saptowalyono | Marcus Suprihadi - kompas.com | Kamis, 6 Oktober 2011 ]
Penanganan Fakir Miskin Harus Terukur
Posted by: Unknown Posted date: Kamis, September 29, 2011 / comment : 0 Jazuli Juwaini, Nasional, Pilkada Banten
| KH. Jazuli Juwaini (Cagub Prov. Banten) |
Itu sebabnya Badan Pusat Statistik (BPS) harus menyediakan data yang betul tentang jumlah penduduk miskin di Indonesia. Jika tidak, penanganan kaum fakir miskin ini bisa tidak tepat sasaran padahal Undang-Undang Fakir Miskin sudah disahkan pada Juli lalu.
”Oleh karena itu, BPS dalam menentukan data-data ini sebaiknya bekerja sama dengan Kementerian Sosial dan instansi lainnya untuk menyusun peta kemiskinan. Agar ke depan hanya ada satu peta fakir miskin di seluruh Indonesia. Peta tersebut merupakan peta resmi dan memuat data kemiskinan, lengkap dengan nama dan alamatnya,” ujar Jazuli di Jakarta, Selasa (27/9/2011).
Data terbaru yang dilansir BPS, jumlah penduduk miskin di Indonesia per Maret 2011 berjumlah 30,02 juta atau 12,49 persen dari total penduduk. Jika dibandingkan dengan data Maret 2010 berjumlah 31,02 juta jiwa atau sekitar 13,33 persen dari total penduduk Indonesia, terjadi penurunan meski tidak signifikan yaitu sebesar 0,84 persen.
Jika mengamati kondisi realitas di masyarakat, menurut Jazuli, tampak sekali angka penurunan kemiskinan tidak sebanding dengan kondisi masyarakat yang ada saat ini.
Hal itu dapat dilihat dari semakin tingginya angka pengangguran, lemahnya daya beli masyarakat, dan munculnya daerah-daerah baru yang merupakan kantong kemiskinan. Di lain pihak, jumlah gelandangan dan pengemis terutama di kota-kota besar semakin meningkat.
Indonesia, menurut Jazuli, yang sebelumnya menempati peringkat 15, kini naik menjadi peringkat 5 besar negara dengan jumlah gelandangan dan pengemis terbesar di dunia, yaitu diperkirakan sekitar 15 juta jiwa.
Belum lagi jika mau mengkritik masalah garis kemiskinan sebesar Rp 233.740 yang ditetapkan BPS pada tahun 2011, menurut Jazuli, secara faktual pendapatan Rp 233.740 dalam memenuhi kebutuhan selama satu bulan atau Rp 7.791,33 per hari tidak mencukupi untuk hidup layak.
Garis kemiskinan yang dibuat BPS merupakan rata-rata nasional dari 33 provinsi untuk daerah perkotaan dan pedesaan.
Penghitungan garis kemiskinan didasarkan pada database pengeluaran konsumsi dari 68.000 sampel rumah tangga di seluruh Indonesia yang diperoleh dari Survei Sosial Ekonomi Nasional. Karena dihitung berdasarkan survei, angka kemiskinan yang dihasilkan pada dasarnya hanyalah estimasi.
”Oleh karena itu, memang sebaiknya ada evaluasi dan perbaikan dalam penyelenggaraan kegiatan pendataan sehingga akan diperoleh data kemiskinan yang lebih berkualitas. Atau dapat juga mengacu pada standar kemiskinan Bank Dunia yaitu 2 dollar per hari,” ujar Jazuli. [Sumber: Imam Prihadiyoko, Agus Mulyadi, kompas.com/27/9/2011]
PKS dan PPP Resmi Berkoalisi di Pilgub Banten
Posted by: Unknown Posted date: Kamis, September 29, 2011 / comment : 0 Banten, Hukum dan HAM, Jazuli Juwaini, News, Pilkada Banten, PKS Banten, Politik
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah PKS Banten, Irfan Maulidi, mengatakan, koalisi ini sangat penting bagi PKS dan PPP. Selain kedua partai memiliki platform yang hampir sama, koalisi keumatan merupakan isu mendasar yang sangat menyentuh masyarakat Banten. “Sebab, kedua belah pihak menekankan nilai keislaman sebagai landasan berpikir untuk menciptakan masyarakat madani,” kata Irfan di Kantor DPW PKS Banten, Jum’at (10/6).
Menurut Irfan, hal yang mendasari dibentuknya koalisi keumatan ini karena masyarakat Banten secara tipologis lebih akrab dengan isu keumatan yang berbasis religius. Apalagi, peran ulama di Banten sangat dominan dalam berbagai momentum sejarah.
Namun, kata Irfan, isu keumatan tidak hanya berkutat pada nilai religiusitas. Isu ini juga sangat universal dan menyeluruh sehingga mencakup masalah pembangunan ekonomi, sosial budaya, dan pemerintahan.
Koalisi antara PKS dan PPP ini sudah mencukupi untuk mengusung calon gubernur dan wakil gubernur. PKS memiliki 13 kursi di DPRD Banten, sedangkan PPP memiliki 5 kursi. “Sudah lebih dari cukup. Syarat partai yang mengusung calon gubernur harus memiliki 13 kursi di DPRD,” kata Irfan.
Irfan menambahkan bahwa koalisi sepakat mengusung anggota DPR RI, Jazuli Juwaini, sebagai calon gubernur Banten. Sedangkan, calon wakil gubernurnya masih menunggu hasil penjaringan di PPP. [Sumber: http://www.republika.co.id]
- Popular Post
- Video
- Category
PelÃculas populares
-
SERANG- Persaingan antara Taufik-Andy semakin terbuka. Hal ini bisa dilihat dari sikap Andy yang sebelumnya enggan berbicara soal Pilkada. K...
-
Jakarta-Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) dalam kegiatannya mengunjungi beberapa tokoh nasional kali ini mengunjungi Kantor DPP Partai...
-
Anis juga tidak punya masalah hukum. Diungkapkannya, jika ada parpol yang mengajukan calon yang punya masalah hukum, Tifatul khawatir akan m...
-
Didik J Rachbini JAKARTA - Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, Didik J Rachbini prihatin mengenai kisruh tentang adanya data fiktif Daftar Pem...
-
JAKARTA (Bisnis.com) - Konsultan Senior Iradat Konsultan Saul Daniel Rumeser mengatakan letter of credit (L/C) gagal bayar seperti yang dial...
-
REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Konfederasi dinilai PKS tidak bisa dijadikan solusi untuk menambah suara demi memenuhi ambang batas parlemen yang a...
-
Jimly Asshiddiqie Hukum adalah alat mencari keadilan. Jadi hukum bukan untuk hukum. Karena itu jangan terpaku hanya pada prosedur, teknis, ...
-
JAKARTA - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) meminta Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk sering melakukan pertemuan dengan para Ketua Umum ...
-
Pemilihan dilakukan dalam rapat MPR di mana dimungkinkan lobi-lobi. VIVAnews - Partai Keadilan Sejahtera akan tetap berjuang mendudukkan kem...
-
Bandung - KPU Kota Bandung menetapkan delapan pasang calon wali kota dan wakil wali Kota Bandung periode 2013-2013. Ketetapan tersebut...
Video Of Day
Labels
- Aat Syafaat
- Aburizal Bakrie
- AD dan ART
- Adhyaksa Dault
- Ahmad Fathanah
- Ahmad Heryawan
- Ahmad Zainuddin
- Al Muzzammil Yusuf
- Anggoro Widjojo
- Anies Rasyid Baswedan
- Anis Byarwati
- Anis Matta
- Anton Apriyantono
- Arifinto
- Artikel
- AS Hikam
- Atut Chosiyah
- Bailout
- Bandung
- Banjir
- Banten
- Baroness Uddin
- Bayan
- BHD
- Bibit-Chandra
- Bidang Perempuan
- BIN
- Boediono
- Bom
- Bom Bunuh Diri
- Bonie Hargens
- Bonie Mufidjar
- BPK RI
- Budaya
- Burhanuddin Muhtadi
- Busyro Muqoddas
- Capres
- Capres Independen
- Century
- Cicak vs Buaya
- Daerah
- Deddy Mizwar
- Deklarasi Damai
- Departemen Pertanian (Deptan)
- Dewan Grogi
- Dewan Syariah PKS
- Didik J Rachbini
- Dimyati Natakusuma
- Direct Selling
- DPD PKS Kulonprogo
- DPR RI
- DPRD Gorontalo
- DPRD Kab Serang
- DR. Muhammad Badi’
- Dubes AS
- Ecky Awal Mucharam
- Ekonomi
- Erizal
- Fachri Hamzah
- Fatwa BBM
- Fraksi PKS DPR
- Fraksi PKS DPRD Banten
- Fresh Money
- Fuad Rumi
- Gedung Baru DPR RI
- Gema Keadilan
- Gembong R Sumedi
- Gemmar Mengaji
- Gola Gong
- Golkar
- Gubernur
- Gubernur Sumbar
- Guru
- Habib Aboe Bakar Alhabsy
- Hamas
- Harakah
- Hatta Syamsuddin
- Herlini Amran
- Hidayat Didik
- Hidayat Nurwahid
- Hilmi Aminudin
- Hukum dan HAM
- HUT Israel
- Ikhwanul Muslimin (IM)
- ILC
- Impor Daging
- InCost Institute for Community Studyies
- Intelijen
- Internasional
- International Crisis Group (ICG)
- Irwan Prayitno
- Islam KTP
- Israel
- Jawa Barat
- Jazuli Juwaini
- JIL
- Jilbab
- Jimly Asshiddiqie
- Jupri Supriadi
- Kabupaten Serang
- Kader Manja
- KAMMI
- Keanggotaan
- Kebijakan Dasar
- Keluarga
- Kemal Stamboel
- Kemenpora
- Kementerian Kelautan dan Perikanan
- Kementerian Kesehatan RI
- Kesehatan
- Keuangan
- Khairurrizqo
- Khutbah Idul Adha
- KNPI
- Koalisi
- Komisi III DPR
- Konspirasi
- Kota
- Kota Cilegon
- KPK
- KPU Banten
- KPU Kota Serang
- Krisis Timur Tengah
- Lady Gaga
- LSI
- Luthfi Hasan Ishaq
- Mafia Pemilu
- Mahfud MD
- Mahfudz Siddiq
- Majelis Syuro
- Markaz Dakwah
- Markus
- Menkominfo
- Menristek
- Mensos
- Mentan
- Menteri KIB II
- Mesir
- Milad PKS
- Misbakhun
- MIUMI
- Mobil Dinas
- Moratorium
- MPP PKS
- MPR
- Mudik
- Muhammadiyah
- MUI
- Munas PKS
- Mustafa Kamal
- Najib Hamas
- Nasional
- Nasir Djamil
- Nazaruddin
- News
- NII
- Obama
- Pansus Century
- Pansus Pajak
- Panwas Banten
- Panwaslu
- Parliamentary Threshold
- Partai Demokrat
- Partai Koalisi
- PAW
- PDIP
- Pemakzulan
- Pemilu
- Pemuda
- Pendidikan
- Pengamat
- Pengurus DPP
- Pers
- Piagam Deklarasi
- Pilkada
- Pilkada Banten
- Pilkada DKI
- Pilkada Jabar
- Pilkada Kota Cilegon
- Pilkada Serang
- PKPU
- PKS
- PKS Banten
- PKS Jakarta
- PKS Sulsel
- Platform Kebijakan Pembangunan
- Politik
- POLRI
- Presiden
- Presiden PKS
- Prof. Dr. Muhammad Mursi
- Profil
- Puisi dan Syair
- Qitbiya Ilhami
- Qiyadah
- Rakernas
- Rano Karno
- Rapimnas PKS
- Reformasi Birokrasi
- Reshuffle
- Ringkasan Eksekutif
- RS Mitra Internasional
- Rumah Keluarga Indonesia
- Salim Assegaf
- Sanuji Pentamarta
- Save Our Palestine
- SBY-Boediono
- Sejarah PKS
- Setgab
- Siami
- Simbol Negara
- Skandal Dana Hibah
- Sosial
- ST 12
- Suharna Suryapranata
- Sumatera Utara
- Surahman Hidayat
- Suswono
- Sydney Jones
- Tarbiyah
- Taujih
- Tifatul Sembiring
- Tim 8
- Tokoh
- Turki
- Video
- Visi dan Misi
- Wahidin Halim
- Wikileaks
- Yatim
- Yoyoh Yusroh
- Yudi Widiana Adia
- Yusuf Supendi





