ads

Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Anis Matta

Penjelasan Insiden Tasikmalaya

Klarifikasi DPD PKS Kota Tasikmalaya
Berkenaan Dengan Peristiwa Penginjakan Kain Berwarna Merah Putih Oleh Tim Performance Art Pada Acara Milad PKS KE-13 Se-Priangan Timur di GOR Sukapura, Dadaha Tasikmalaya
Hari Ahad,  Tanggal 24 April 2011

Kronologis Kejadian:

  1. Agenda acara Milad dibagi menjadi dua tempat yaitu indoor dan outdoor, indoor dilaksanakan di Gedung Olah Raga Sukapura Tasikmalaya sedangkan acara outdoor dilaksanakan di halaman depan Gedungnya.
  2. Acara outdor ini dimulai pada pukul 08.00 dengan menampilkan pagelaran rampak drum dilanjutkan dengan performance art.
  3. Pagelaran ini di lakukan oleh tim seni professional yang dibayar oleh panitia dan mereka adalah siswa dan siswi SMA Al-Muttaqin Kota Tasikmalaya (Group Bangsal Percussion)
  4. Berawal dari permintaan panitia -dalam hal ini penanggung jawab acara- yaitu Sdr. Wahyudin kepada Group Bangsal Percussion untuk mengisi acara performence art sebagai acara pendukung pada acara Milad PKS ke-13 Se-Priangan Timur.
  5. Untuk selanjutnya panitia (penanggung jawab acara) memberitahukan bahwa kegiatan ini bertema “Bekerja untuk Indonesia” dan dengan sub tema “Berjuta Cinta untuk Indonesia”.
  6. Kemudian mereka menawarkan rampak drum ditambah dengan tarian-tarian daerah yang menceritakan keanekaragaman budaya-budaya Indonesia.
  7. Mereka tidak menjelaskan secara detail acara tersebut ke penanggung jawab acara dan penanggung jawab acara disibukan dengan persiapan acara inti yang ada di indoor.
  8. Bahwa kesalahan koordinator bidang acara tidak melaksanakan kegiatan gladi resik secara detail sebagaimana lazimnya. Dan penanggung jawab acara mempercayakan sepenuhnya kepada tim performance art.
  9. Jalannya acara diawali dengan tabuh-tabuhan drum yang mengalunkan bunyi-bunyian berirama diselingi dengan pembacaan puisi. Setelah itu masuklah delapan orang penari perempuan dengan membawa kain berukuran 2 m x 6 m berwarna merah putih.
  10. Kemudian kain tersebut dibentangkan di atas kepala para penari dan mereka berkeliling yang akhirnya kain tersebut diletakkan di atas tanah dan menjadi alas untuk beberapa jenis tarian daerah.
  11. Sesaat setelah acara berlangsung Ust Heri Ahmadi (Ketua FPKS DPRD Kota Tasikmalaya) ditelepon oleh Kasat Intel Polresta Tasikmalaya untuk dimintai klarifikasi.
  12. Karena Ust Heri Ahmadi bukan panitia, beliau mengajak Ketua Panitia dan kebetulan hadir pula anggota DPR RI Bapak Kemal Azis Stamboel untuk menyikapi peristiwa tersebut.
  13. Keputusannya, bahwa penanggung jawab acara (Sdr. Wahyudin), koordinator tim performance art (Sdr. Tatang “Pahat” Sumpena) dan dua orang anggota timnya diperintahkan oleh Ketua DPD PKS Ust. Tono Wartono, Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Tasikmalaya Ust. Heri Ahmadi dan anggota DPR RI Bpk. Kemal Azis Stamboel untuk segera berkoordinasi dengan pihak Polresta Tasikmalaya.
  14. Setibanya di Polresta segera dilakukan proses penyidikan oleh pihak kepolisian dan Sdr. Wahyudin (Penanggung jawab acara) ditetapkan dengan status sebagai saksi. Proses pemeriksaan berlangsung dari jam 11.00 sampai jam 12.00 WIB.
  15. Penanggung jawab acara menjelaskan secara detail bahwa kejadian tersebut terjadi diluar kontrolnya dan menginformasikan bahwa tim Performance Art berasumsi kain berwarna merah putih yang berukuran 2 m x 6 m yang digunakan dalam acara tersebut dipahami bukan sebagai bendera.
  16. Asumsi itu dikuatkannya dengan alasan bahwa yang dimaksud dengan bendera kebangsaan mempunyai ukuran yang sudah baku berdasarkan Undang-Undang.

Upaya Yang Ditempuh Oleh DPD PKS Kota Tasikmalaya:

  1. Setelah seluruh rangkaian acara Milad selesai, pengurus DPD dan Fraksi secara bertanggung jawab segera mendatangi Mapolresta Tasikmalaya untuk meminta kejelasan.
  2. Karena Kapolresta sudah tidak ada di tempat, DPD dan Fraksi segera mendatangi kediaman sementaranya di Hotel Asri komplek Asia Plaza Tasikmalaya.
  3. Setelah dilakukan dialog dan dijelaskan secara singkat kronologis yang terjadi, Beliau memahami hal tersebut dan segera memerintahkan melalui HPnya kepada Kasat Reskrim untuk segera mempercepat proses penyidikan dan meminta agar sebelum maghrib semua anak-anak yang disidik segera dipulangkan.
  4. Untuk meminimalisir efek negatif pemberitaan media tentang kejadian tersebut, ketua DPD didampingi Wasekum Bidang Humas, anggota Bidang Acara dan anggota FPKS DPRD Kota Tasikmalaya yaitu Ust. Ade Ruhimat segera mendatangi kantor redaksi Kabar Priangan dan Radar Tasikmalaya untuk menjelaskan kronologis kejadian dan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat melalui media tersebut agar masyarakat proporsional dalam menanggapi berita tersebut.

Tasikmalaya, 24 April 2011
DEWAN PENGURUS DAERAH
PARTAI KEADILAN SEJAHTERA
KOTA TASIKMALAYA

TONO WARTONOAGUS SETIAWAN
Ketua UmumSekretaris Umum

Yang memberikan keterangan:
WAHYUDIN (Koord. Bidang Acara Milad PKS Ke-13 Se-Priangan Timur)

Sumber: http://pk-sejahtera.org

Ahli Hukum: Tak Ada Unsur Pidana Insiden Kain Merah Putih HUT PKS

Jakarta - Aksi injak-injak kain merah putih berukuran 2x6 meter dalam acara Ultah ke-13 PKS di Tasikmalaya dinilai tidak mengandung unsur pidana. Menurut ahli hukum pidana UII Yogyakarta, Mudzakir, batasan bendera sudah tegas diatur dalam undang-undang, yaitu aturan ukuran bendera.

"Tidak ada unsur pidana karena yang dimaksud dengan bendera negara sudah diatur tegas ukurannya dalam UU No 24/2009 tentang UU Bendera, Bahasa, Lambang Negara dan Lagu Kebangsaan," kata Mudzakir kepada detikcom, Minggu (24/4/2011).

Menurutnya, insiden di Tasikmalaya dengan ukuran kain 2x6 meter, tidak memenuhi unsur bendera. Dalam UU disebutkan yaitu untuk penggunaan di lapangan istana kepresidenan menggunakan bendera ukuran 200cm x 300cm , untuk penggunaan di lapangan umum 120 cm x 180 cm dan untuk penggunaan di ruangan 100 cm x 150 cm.

Adapun untuk penggunaan di mobil Presiden dan Wakil Presiden 36 cm x 54 cm, untuk penggunaan di mobil pejabat negara 30 cm x 45 cm dan untuk penggunaan di kendaraan umum 20 cm x 30 cm

Sedangkan untuk penggunaan di kapal 100 cm x 150 cm,  untuk penggunaan di kereta api 100 cm x 150 cm , untuk penggunaan di pesawat udara 30 cm x 45 cm dan untuk penggunaan di meja 10 cm x 15 cm .

"Kalau ukuranya 2x6 meter itu bukan bendera. Kalau bukan bendera, menginjaknya bukan pidana," terang tim perumus perubahan KUHP/KUHAP ini.

Aturan yang tegas tentang ukuran bendera ini untuk menghindari kriminalisasi penggunaan warna merah putih. Seperti kain merah putih yang dipakai Pramuka, umbul-umbul, ikat kepala dan sebagainya.

"Kalau siapa saja yang memakai kain merah putih, banyak sekali yang dikriminalkan dong. Pemain olahraga banyak banget tuh," tutur Mudzakir. (asp/rdf)

Sumber: http://www.detiknews.com

Penjelasan Tifatul Soal Insiden Merah Putih

Jakarta - Anggota Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Tifatul Sembiring meminta maaf atas terjadinya insiden merah putih di Tasikmalaya. Lewat akun Twitter-nya @tifsembiring, PKS berjanji akan lebih ketat mengontrol acara-acara sensitif yang bisa menimbulkan kesalahpahaman masyarakat.
  
Sebuah insiden terjadi di peringatan ulang tahun (Milad) ke-13 PKS di Tasikmalaya, Jawa Barat, pada Minggu (24/4). Sebanyak 8 siswi SMA Al Muttaqin menginjak-injak kain merah putih berukuran 2 x 6 meter ketika sedang melakukan aksi teatrikal.

Polisi kemudian menghentikan Milad tersebut dan meminta keterangan para siswi, termasuk panitia penyelenggara. Setelah itu, mereka dilepas. Polisi mendapat penjelasan, aksi itu dilakukan untuk seni dan tidak ada maksud melecehkan simbol negara.

"DPD PKS Tasikmalaya dan DPW PKS Jawa Barat telah menyampaikan permohonan maaf karena kekeliruan sumbangan acara tersebut," tulis Tifatul Sembiring, mantan Presiden PKS di akun Twitter-nya 9 jam lalu.

Berikut 6 poin penjelasan Tifatul soal insiden kain Merah Putih tersebut lewat akun Twitter-nya.

1. Ini sedikit penjelasan panitia soal bendera: setiap tahun selalu diadakan acara Milad, termasuk di DPD PKS #Tasik. #MiladPKS

2. Pada acara Milad kali ini DPD PKS #Tasik juga melibatkan masyarakat selain kader PKS seperti pelajar SMU, anak jalanan, pengamen, dan sebagainya.

3. Salah satunya putri-putri SMU At Muttaqien menyumbang tarian teatrikal membawa kain besar, yang dibimbing para guru mereka. #MiladPKS #Tasik

4. Dalam teatrikal tersebut, bendera besar tadi terinjak-injak. Melihat kejadian tersebut, polisi menyetop acara tersebut dan memeriksa PJ-nya. #Tasik

5. DPD PKS Tasikmalaya dan DPW PKS Jawa Barat telah menyampaikan permohonan maaf karena kekeliruan sumbangan acara tersebut. #MiladPKS #Tasik

6. Pengurus PKS setempat berjanji akan lebih ketat mengontrol acara-acara sensitif yang bisa menimbulkan kesalahpahaman masyarakat. #MiladPKS #Tasik

Sumber: http://www.tempointeraktif.com

Pidato Kebangsaan Ketua Majelis Syuro PKS KH. Hilmi Aminuddin



Tiga Makna Kelahiran


Assalamu’alaikum Wr. Wb

Kepada seluruh tamu undangan yang Kami hormati, kepada seluruh jajaran pengurus Partai Keadilan Sejahtera dan kepada segenap kader Partai Keadilan Sejahtera, Ikhwan dan Akhwat fillah saya ucapkan selamat berulang tahun.  Semoga Allah terus memberikan kejayaan kepada kita  dan semoga Allah SWT senantiasa memberikan perlindungan, memberikan taufik dan hidayah dan inayahNya kepada kita.
Hadirin dan hadirat yang dimuliakan Allah SWT, setiap hari selalu ada yang memperingati hari ulang tahun atau hari kelahiran baik kelahiran sebagai pribadi atau sebagai komunitas, kelahiran organisasi-organisasi dan kelahiran bangsa-bangsa. Hari ini, kita bersama-sama dengan riayah dan inayah dari Allah SWT juga memperingati kelahiran lembaga perjuangan ini:  Partai Keadilan Sejahtera.


Hadirin dan hadirat yang dimuliakan Allah SWT,  hal yang paling penting dalam memperingati hari kelahiran adalah membangkitkan rasa syukur kepada Allah SWT


{ لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ} [إبراهيم: 7]
 

"Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), Maka Sesungguhnya azab-Ku sangat pedih".(QS Ibrahim 7)
 
Bila kita pandai bersyukur atas nikmat-nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT, niscaya Allah akan memberikan tambahan berupa limpahan karuniaNya, limpahan rahmatNya kepada kita semua. Oleh karenanya untuk memantapkan rasa syukur kita, kita harus memahami makna kelahiran kita,  makna kelahiran setiap insan,  makna kelahiran setiap umat dan makna kelahiran setiap bangsa.


Hadirin dan hadirat yang dimuliakan Allah SWT, kita tidak akan lahir ke dunia ini kecuali disebabkan oleh adanya mawaddah warahmah, adanya mahabbah warahmah. Kita lahir karena adanya cinta dan kasih sayang dari ibu dan bapak kita. Kita lahir melalui kasih sayang kedua orang tua kita dan kelahiran kita disambut oleh kasih sayang kerabat, saudara dan handai taulan kita. Oleh karena itu kita lahir untuk membawa misi rahmatan lilalamin. Kita lahir untuk menyebar kasih sayang kepada seluruh lapisan ummat, seluruh lapisan bangsa, bahkan seluruh lapisan kemanusiaan. Kita lahir dengan membawa mahabbah warahmah. 


Hadirin dan hadirat yang dimuliakan Allah SWT, kita dilahirkan dengan penuh cinta dan  kasih sayang, kita pun lahir dengan  kehormatan dan kemuliaan.  


{ وَلِلَّهِ الْعِزَّةُ وَلِرَسُولِهِ وَلِلْمُؤْمِنِينَ وَلَكِنَّ الْمُنَافِقِينَ لَا يَعْلَمُونَ} [المنافقون: 8]
 

Padahal izzah (kehormatan) itu hanyalah bagi Allah, bagi Rasul-Nya dan bagi orang-orang mukmin, tetapi orang-orang munafik itu tiada mengetahui. (QS Munafiqun 8)

Selain kehormatan Allahpun memberikan kemuliaan kepada kita di atas semua makhluk lainnya yang diciptakanNya. 


وَلَقَدْ كَرَّمْنَا بَنِي آدَمَ وَحَمَلْنَاهُمْ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ وَرَزَقْنَاهُمْ مِنَ الطَّيِّبَاتِ وَفَضَّلْنَاهُمْ عَلَى كَثِيرٍ مِمَّنْ خَلَقْنَا تَفْضِيلا (الأسراء :٧٠)
 

70. dan Sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam, Kami angkut mereka di daratan dan di lautan], Kami beri mereka rezki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan. (Al-Isra : 70)

Kita lahir dengan kehormatan dan kemuliaan, oleh karena itu setelah kita diberi kehormatan dan kemuliaan oleh Allah, tidak boleh kita menempatkan diri kita dalam posisi yang lemah dan hina, karena kita telah lahir dengan kehormatan dan kemuliaan setelah sebelumnya kita lahir dengan kecintaan dan kasih sayang.


Hadirin dan hadirat yang dimuliakan Allah SWT, insya Allah kelahiran kita juga adalah untuk membangun kehormatan dan kemuliaan umat, bangsa dan negara serta kemanusiaan. Kitapun lahir kedunia dengan mengemban amanah dan memikul tanggung jawab. Kita lahir dengan membawa misi ibadah dan tugas kekhilafahan di dunia ini. 


{وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ} [الذاريات: 56]
 

56. dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku.  (QS Adz-Dzariyat : 56)

{وَإِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلَائِكَةِ إِنِّي جَاعِلٌ فِي الْأَرْضِ خَلِيفَةً } [البقرة: 30]
 

30. ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada Para Malaikat: "Sesungguhnya aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi." mereka berkata: "Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, Padahal Kami Senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?" Tuhan berfirman: "Sesungguhnya aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui." (Al-Baqarah : 30)

Kita lahir sudah dengan mengemban amanah dan memikul tanggungjawab yang sebelumnya oleh Allah SWT telah ditawarkan kepada makhluk-makhluk lain:  


{إِنَّا عَرَضْنَا الْأَمَانَةَ عَلَى السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَالْجِبَالِ فَأَبَيْنَ أَنْ يَحْمِلْنَهَا وَأَشْفَقْنَ مِنْهَا وَحَمَلَهَا الْإِنْسَانُ إِنَّهُ كَانَ ظَلُومًا جَهُولًا} [الأحزاب:
72]
 

Sesungguhnya Kami telah mengemukakan amanat kepada langit, bumi dan gunung-gunung, Maka semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir akan mengkhianatinya, dan dipikullah amanat itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu Amat zalim dan Amat bodoh (QS Al Ahzab 72)

Amanah dan tanggung jawab ini harus kita tunaikan , sebab seluruh gerak, ibadah, tindakan dan ucapan kita akan dituntut pertanggungjawabannya oleh Allah SWT, inna sam’a wal bashoro wal fuadakullun ulaika kana anhu masula:


{إِنَّ السَّمْعَ وَالْبَصَرَ وَالْفُؤَادَ كُلُّ أُولَئِكَ كَانَ عَنْهُ مَسْئُولًا} [الإسراء: 36]
 

Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya (QS al-Isra 36)
 

Oleh karena itu harus kita sadari bahwa tidak bisa kita mengkhianati manah yang kita emban dan tanggung jawsab yang kita pikul tersebut:

{يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَخُونُوا اللَّهَ وَالرَّسُولَ وَتَخُونُوا أَمَانَاتِكُمْ وَأَنْتُمْ تَعْلَمُونَ} [الأنفال: 27]
 

27. Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul (Muhammad) dan (juga) janganlah kamu mengkhianati amanat-amanat yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahui. (Al-Anfal : 27)

Kader Partai Keadilan Sejahtera , kader Partai Dakwah  dan kader Gerakan Dakwah harus senantiasa mengingat tiga nilai atau tiga makna kelahiran ini:
1.    Wulidna bilmahabbati warahmah  (ولدنا بالمحبة والرحمة), kita lahir dengan membawa misi penyebar kasih sayang 


2.    Wulidna bil izzati walkaramah (ولدنا بالعزة والكرامة), kita lahir dengan kehormatan dan kita lahir untuk meraih kejayaan 


3.    Wulidna bilamanati bil masuliyah (ولدنا بالأمانة و المسؤلية), kita lahir untuk terus dan terus memikul tanggungjawab, mengemban amanah yang insya Allah kita bersama-sama akan menghadap Allah untuk dimintai pertanggungjawabannya sejauh mana amanah dan mausliyah itu kita laksanakan.

Hadirin dan hadirat yang dimuliakan Allah, kader PKS yang mengemban misi amanah dan masuliyah ini, insya Allah senantiasa bersyukur sehingga hari ini merupakan hari Syukrun Azhim, syukuran yang agung yang insya Allah berarti kita akan mendapatkan kemenangan-kemenangan besar pula sesuai dengan janjinya bahwa orang yang bersyukur akan mendapatkan tambahan nikmat. Sehingga umat, bangsa, negara dan umat manusia pun akan berada dalam kehormatan dan kemuliaan karena itu adalah pangkal kejayaan di dunia dan akhirat.  Allahu Akbar, AllahuAkbar .


Wassalamu’alaikum Wr.Wb


Pidato Kebangsaan Ketua Majelis Syuro PKS KH. Hilmi Aminuddin di depan lebih dari 300 ribu kader dan simpatisan. Dalam Acara Milad PKS Ke – 13 di Gelora Bung Karno, Ahad 17 April 2011.


Sumber: http://pk-sejahtera.org

Baroness Uddin: Saya terharu, bangga, dan berdebar-debar

Baroness Uddin, Member of House of Lord, Inggris
Milad Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ke-13 di Gelora Bung Karno, 17 April 2011 lalu memberikan kesan mendalam pada Baroness Uddin, Member of House of Lord, Inggris yang menjadi tamu undangan istimewa PKS pada acara tersebut. Uddin mengatakan, “Acara milad PKS ke-13 hari ini adalah pertemuan paling besar yang saya hadiri. Banyak perempuan dan anak yang hadir, saya terharu, bangga, dan berdebar-debar”, katanya mengungkapkan perasaannya.

Pernyataan Uddin tersebut terungkap dalam acara Dialog yang diikuti oleh Pengurus Bidang Perempuan PKS dan Pengurus Pusat Persaudaraan Salimah dengan beliau Ahad malam, 17 April 2011.  Dalam dialog tersebut, Uddin menceritakan tentang pengalamannya selama 34 tahun berjuang dalam kancah politik di Inggris. Perempuan muslim pertama yang menjadi anggota parlemen di Inggris ini konsisten memperjuangkan tiga hal, yaitu  kemiskinan, pendidikan, dan kesehatan. Sebagai seorang keturunan Bangladesh yang hidup di Inggris sebagai minoritas, ibu lima anak ini terpanggil untuk membuat perubahan, terutama perubahan keadilan untuk minoritas. Melalui yayasan atau lembaga swadaya masyarakat yang dibentuk bersama beberapa aktivis lainnya, perempuan yang telah bergelut di dunia politik sejak era tahun 70 an ini, melakukan pemberdayaan kepada perempuan-perempuan muslim di Inggris.


Di awal kiprahnya, Uddin bercerita bahwa ia melakukan pelatihan tentang manajemen waktu pada perempuan-perempuan muslim. Menurut politikus dari partai buruh ini, manajemen waktu adalah hal yang penting ketika seorang perempuan muslim ingin berkiprah di ranah publik. Perempuan muslim di Inggris harus padai mengatur waktunya dengan baik agar kewajiban rumah tangga tetap bisa dijalankan dengan baik, sementara kiprah di publik pun juga tertangani. Apalagi kultur di Inggris sangat berbeda dengan di Indonesia. Mayoritas keluarga muslim di Inggris tidak memiliki asisten rumah tangga sebagaimana di Indonesia. Kerjasama yang baik dan saling menguntungkan dengan suami pun perlu dilakukan. Hal inilah yang dilakukan Uddin dengan suaminya ketika ia berkiprah di publik.


Acara dialog yang dimoderatori oleh Ledia Hanifa, Anggota legislatif DPR RI ini berlangsung hidup dan interaktif. Selain mendengarkan penjelasan dari Uddin,  Anggota LSM Autism Speak di Inggris pun meminta peserta dialog menceritakan perjuangan-perjuangan yang telah dilakukan di Indonesia, termasuk bagaimana menghadirkan begitu  banyak perempuan dan anak-anak di Gelora Bung Karno pada Milad ke -13 tersebut. Terlihat Uddin sangat terkesan terhadap kiprah perempuan PKS. Subhanalloh, hal ini benar-benar memberikan apresiasi dan penambah semangat bagi kader-kader perempuan PKS. Pertemuan di akhiri dengan pemberian kenangan-kenangan dan foto bersama (NHA).


Sumber: http://pk-sejahtera.org

Sule : Demi PKS Saya Membatalkan Undangan di tempat lain

Jakarta (17/4) : Kedatangan Sule "Prikitiw" langsung disambut heboh massa di GBK. Massa yang membludak langsung berdiri semangat menyambut Sule.

" Selamat Ulang Tahun yang ke 13 PKS," ucapnya.

Sule membuka perjumpaan dengan massa PKS dengan mengucapkan selamat milad ke-13. Kontan para kader dan simpatisan yang langsung menyambutnya dengan penuh kegembiraan.

Pelawak Opera Van Java ini selanjutnya mengajak massa untuk yang melaut ini untuk mebuat gelombang keadilan. Tanpa dikomando lagi massa langsung bersemangat menyambut seruan Sule.

" Demi PKS, saya membatlakan acara saya ke Semarang, " lanjutnya yang disambut tepuk tangan meriah oleh massa yang hadir.

Loh, memang ada acara di Semarang? " Lagian, ngapain juga saya ke Semarang, gak ada yang ngundang," spontan Sule menjawab pertanyaan MC. Massa menyambut dengan gelak tawa yang membahana.

" Saya datang kemari karena saya ingin mendukung upaya PKS dalam memajukan bangsa," lagi-lagi massa menyambut dengan tepuk tangan yang lebih meriah.

Terakhir Sule menyapa semua duta besar yang hadir dengan logat Inggris dan Arab yang dimain-mainkan. Sambutan heboh kembali terjadi saat Sule membacakan nama Dubes Palestina.

Awas ada Sule!!!! Prikitiwww!!!

Sumber: http://pks-jakarta.or.id

PKS tetap solid

Jakarta - Meskipun didera berbagai isu dan fitnah, Presiden Partai Keadilan Sejahtera Luthfi Hasan Ishaaq menegaskan di usia ke-13 partai yang dipimpinnya tetap solid, hambatan maupun dahsyatnya guncangan atas partai tersebut.


"Kita belum pernah mengalami kemunduran," katanya kepada puluhan ribu kader, anggota, dan simpatisan PKS saat memperingati Milad ke-13 PKS di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, siang ini.

Meskipun stadion Gelora Bung Karno memiliki kapasitas hanya 150.000, namun yang hadir dalam Milad PKS ke-13 ini mencapai 300.000-an. Sehingga antrean parkir mobil pengantar kader PKS tersebar hingga ke depan gedung DPR RI, BPK, BEI, Senayan City, dan Radio Dalam.


Pada acara yang juga dihadiri oleh Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum dan Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie, Presiden PKS mengatakan pertumbuhan dan pertambahan kader serta perolehan suara partainya tidak luput dari kerja keras.

Luthfi menyatakan tantangan, ujian, cobaan, dan gangguan, betapapun dahsyatnya guncangan itu tidak akan melahirkan apapun kecuali kekokohan partai.

"Untuk itu bagi para pengganggu kita akan selalu meneriakkan dan kita hadapi bersama segala ancaman dan tantangan yang akan berlangsung terus hingga 2014," katanya.

Ia mengajak seluruh kader dan simpatisan PKS untuk merapatkan barisan, mengokohkan pegangan kepada nilai-nilai yang sudah diperjuangkan bersama yaitu nilai-nilai universal yang sudah diterima dan perjuangkan oleh bangsa Indonesia.

Ia juga menanyakan kepada seluruh kader dan simpatisan PKS yang memadati Gelora Bung Karno, haruskah kader PKS menghindar dari berbagai tantangan dan hambatan yang menghalang.

"Jawabannya kita akan menghadapi gangguan dan ancaman kita tidak akan menelisik orang lain tapi kalau kita dihadapkan pada gangguan itu akan kita hadapi," ujar Luthfi.

Sumber: http://www.bisnis.com

PKS Puber, Banyak yang Menggoda

Jakarta - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luthfi Hasan Ishaaq mengingatkan seluruh kader dan simpatisan partainya untuk tetap solid dalam keadaan apapun. Berbagai macam masalah dan isu yang menerpa PKS belakangan ini dianggapnya hanyalah bagian dari cobaan partainya yang beranjak dewasa.

"PKS kan usianya 13 tahun, sudah puber mulai banyak yang godain. Kalau salah-salah merespon bisa juga jatuh,kalau positif meresponnya, banyak pasangannya. Itu biasa, dalam kompetisi merebut simpati masyarakat dan publik untuk merebut suara 2014," kata dia usai perayaan ulang tahun ke-13 PKS di Gelora Bung Karno, Minggu 17 April 2011.

Dalam orasinya di hadapan hampir 100 ribu kader dan simpatisan PKS siang tadi, Luthfi menyebut partainya saat ini sedang diguncang banyak masalah dan menjadi sorotan. Namun betapa pun dahsyatnya guncangan itu, tidak akan menyebabkan apapun kecuali soliditas dan kekokohan partai serta kecemerlangan kader-kadernya dalam menjalankan misinya.

Namun Luthfi tetap mengingatkan kadernya untuk waspada pada setiap cobaan. Ia meminta kader merapatkan barisan dan terus mengokohkan persatuan. “Gelombang itu mulai terlihat, fitnah mulai ditebarkan, dan jebakan-jebakan sudah mulai dipasang. Ini akan terus berlanjut terus hingga 2014 nanti,” ujarnya.

Puluhan ribu kader dan simpatisan Partai Keadilan Sejahtera membanjiri Gelanggang Olah Raga Bung Karno Senayan, sejak Ahad pagi 17 April 2011. Mereka datang untuk merayakan Milad ke-13 PKS.

Gelora Bung Karno yang berkapasitas 80 ribu orang itu tampak dipenuhi kader partai dakwah tersebut. Kehadiran kader dan simpatisan PKS dari berbagai tempat itu membuat gelanggang olah raga ini didominasi warna putih, sesuai dengan warna pakaian yang mereka kenakan.

Ketua Majelis Syuro PKS Hilmi Aminuddin bersama Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq menaiki mobil berkeliling lapangan menyapa semua kader dan simpatisan PKS, diiringi sejumlah petugas keamanan internal PKS. Sambil melambaikan tangan keduanya tersenyum sumringah di tengah terik matahari.

Dalam acara ini tampak hadir sejumlah pimpinan partai lain. Seperti Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum dan Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie. Sejumlah petinggi PKS yang hadir di antaranya Sekretaris Jenderal PKS Anis Matta serta mantan Presiden PKS Hidayat Nur Wahid. (MUNAWWAROH)

Sumber: http://www.tempointeraktif.com
⬆
Top