Dalam Raker lanjutan DPR bersama Menteri Keuangan hari Selasa tanggal 5 April 2011, Pemerintah dan DPR gagal menyelesaikan RUU Mata Uang untuk masa sidang ini dikarenakan deadlock, sehingga pembahasannya berlanjut di masa sidang selanjutnya.
Dalam rapat itu dibahas poin-poin krusial yang selama ini menjadi perdebatan yakni mengenai masalah redenominasi, bahan baku pembuatan uang, perubahan harga uang, dan tanda tangan di mata uang. Pemerintah dan DPR telah sepakat untuk menghapus pasal mengenai redenominasi dari RUU Mata Uang, yang akan dibahas lebih lanjut oleh pemerintah, DPR dan BI. Selain itu, untuk masalah perubahan harga, ada penekanan satu pasal mengenai kebijakan perubahan harga rupiah harus melibatkan DPR yakni di pasal 3.
Mengenai tanda tangan pada mata uang, Anggota DPR RI dari komisi XI Yan Herizal mengatakan,
“ Kami dari DPR sudah legowo untuk menyetujui permintaan pemerintah terkait dengan tanda tangan. Tapi yang masih menjadi permasalahan adalah masa transisi untuk implementasi ketentuan ini. Antara kami (DPR) dengan pemerintah belum menemukan kata sepakat. Kami menganggap bahwa waktu yang diminta oleh dia (menteri keuangan) terlalu singkat dan tidak realistis untuk menjalankan UU ini”
Dalam rapat kerja tersebut, pembahasan berjalan alot dipenuhi interupsi anggota dewan. Banyak yang meminta agar klausul mengenai waktu transisi tersebut segera disepakati, sehingga RUU ini bisa segera disahkan. Namun, kelihatannya masing-masing pihak sudah tidak bisa bernegosiasi lagi mengenai masalah waktu transisi perubahan mata uang tersebut.
Ketika ada usulan agar pembahasan ini dilanjutkan sampai selesai, menteri keuangan urung dengan mengatakan sudah janji bertemu dengan Pangeran Andrew (Duke of York) dari Inggris malam ini dan harus menghadiri Rapat Menteri Keuangan Asean 7-8 April, sehingga rapat tidak bisa dipaksakan tuntas pada masa sidang sekarang.
“ Saya tidak mengerti alasan pemerintah tetap memaksakan waktu transisi secepat itu. Apa mungkin uang beredar yang jumlahnya ratusan triliun bisa diganti dengan yang baru hanya dalam waktu setahun? Menurut saya, kita di DPR sudah cukup banyak mengalah, kini saatnya Pak Menteri yang legowo” Sambung Yan.
Terkait bahan baku uang, Anggota Komisi XI Yan Herizal setuju kalau penerbitan uang harus menggunakan bahan baku produksi nasional.
“ Kami rasa, sudah seharusnya kalau penerbitan uang sesuai dengan pasal 9 ayat 3 dilakukan menggunakan bahan baku domestik, agar menghindari ketergantungan dengan bangsa lain.” Tukas Yan
Mengenai lambang di uang, Yan mengatakan bahwa itu bisa menggunakan gambar pahlawan nasional dan/atau presiden RI. Namun, hanya mantan presiden yang sudah wafat yang bisa dicetak gambarnya di uang, bukan presiden/mantan presiden yang masih hidup atau sedang berkuasa.
Sumber: pk-sejahtera.org
Slider[Style1]
Style2
Style3[OneLeft]
Style3[OneRight]
Style4
Style5
Anis Matta
About Unknown
This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
- Popular Post
- Video
- Category
PelÃculas populares
-
SERANG- Persaingan antara Taufik-Andy semakin terbuka. Hal ini bisa dilihat dari sikap Andy yang sebelumnya enggan berbicara soal Pilkada. K...
-
Anis juga tidak punya masalah hukum. Diungkapkannya, jika ada parpol yang mengajukan calon yang punya masalah hukum, Tifatul khawatir akan m...
-
JAKARTA - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) meminta Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk sering melakukan pertemuan dengan para Ketua Umum ...
-
Didik J Rachbini JAKARTA - Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, Didik J Rachbini prihatin mengenai kisruh tentang adanya data fiktif Daftar Pem...
-
Jakarta-Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) dalam kegiatannya mengunjungi beberapa tokoh nasional kali ini mengunjungi Kantor DPP Partai...
-
Pemilihan dilakukan dalam rapat MPR di mana dimungkinkan lobi-lobi. VIVAnews - Partai Keadilan Sejahtera akan tetap berjuang mendudukkan kem...
-
Jakarta, RMOL. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) didesak membongkar tuntas kasus Bank Century. Siapa saja yang terlibat harus disikat. Seh...
-
JAKARTA - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sepakat dengan usulan pemerintah terkait angka ambang batas parlemen (parliamentary threshold) yan...
-
Luthfi Hasan Ishaq PKS Taktakan - Pengacara Luthfi Hasan Ishaaq, Zainudin Paru mengatakan kliennya mengaku kenal dengan Ahmad Fathanah ket...
-
REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Konfederasi dinilai PKS tidak bisa dijadikan solusi untuk menambah suara demi memenuhi ambang batas parlemen yang a...
Video Of Day
Labels
- Aat Syafaat
- Aburizal Bakrie
- AD dan ART
- Adhyaksa Dault
- Ahmad Fathanah
- Ahmad Heryawan
- Ahmad Zainuddin
- Al Muzzammil Yusuf
- Anggoro Widjojo
- Anies Rasyid Baswedan
- Anis Byarwati
- Anis Matta
- Anton Apriyantono
- Arifinto
- Artikel
- AS Hikam
- Atut Chosiyah
- Bailout
- Bandung
- Banjir
- Banten
- Baroness Uddin
- Bayan
- BHD
- Bibit-Chandra
- Bidang Perempuan
- BIN
- Boediono
- Bom
- Bom Bunuh Diri
- Bonie Hargens
- Bonie Mufidjar
- BPK RI
- Budaya
- Burhanuddin Muhtadi
- Busyro Muqoddas
- Capres
- Capres Independen
- Century
- Cicak vs Buaya
- Daerah
- Deddy Mizwar
- Deklarasi Damai
- Departemen Pertanian (Deptan)
- Dewan Grogi
- Dewan Syariah PKS
- Didik J Rachbini
- Dimyati Natakusuma
- Direct Selling
- DPD PKS Kulonprogo
- DPR RI
- DPRD Gorontalo
- DPRD Kab Serang
- DR. Muhammad Badi’
- Dubes AS
- Ecky Awal Mucharam
- Ekonomi
- Erizal
- Fachri Hamzah
- Fatwa BBM
- Fraksi PKS DPR
- Fraksi PKS DPRD Banten
- Fresh Money
- Fuad Rumi
- Gedung Baru DPR RI
- Gema Keadilan
- Gembong R Sumedi
- Gemmar Mengaji
- Gola Gong
- Golkar
- Gubernur
- Gubernur Sumbar
- Guru
- Habib Aboe Bakar Alhabsy
- Hamas
- Harakah
- Hatta Syamsuddin
- Herlini Amran
- Hidayat Didik
- Hidayat Nurwahid
- Hilmi Aminudin
- Hukum dan HAM
- HUT Israel
- Ikhwanul Muslimin (IM)
- ILC
- Impor Daging
- InCost Institute for Community Studyies
- Intelijen
- Internasional
- International Crisis Group (ICG)
- Irwan Prayitno
- Islam KTP
- Israel
- Jawa Barat
- Jazuli Juwaini
- JIL
- Jilbab
- Jimly Asshiddiqie
- Jupri Supriadi
- Kabupaten Serang
- Kader Manja
- KAMMI
- Keanggotaan
- Kebijakan Dasar
- Keluarga
- Kemal Stamboel
- Kemenpora
- Kementerian Kelautan dan Perikanan
- Kementerian Kesehatan RI
- Kesehatan
- Keuangan
- Khairurrizqo
- Khutbah Idul Adha
- KNPI
- Koalisi
- Komisi III DPR
- Konspirasi
- Kota
- Kota Cilegon
- KPK
- KPU Banten
- KPU Kota Serang
- Krisis Timur Tengah
- Lady Gaga
- LSI
- Luthfi Hasan Ishaq
- Mafia Pemilu
- Mahfud MD
- Mahfudz Siddiq
- Majelis Syuro
- Markaz Dakwah
- Markus
- Menkominfo
- Menristek
- Mensos
- Mentan
- Menteri KIB II
- Mesir
- Milad PKS
- Misbakhun
- MIUMI
- Mobil Dinas
- Moratorium
- MPP PKS
- MPR
- Mudik
- Muhammadiyah
- MUI
- Munas PKS
- Mustafa Kamal
- Najib Hamas
- Nasional
- Nasir Djamil
- Nazaruddin
- News
- NII
- Obama
- Pansus Century
- Pansus Pajak
- Panwas Banten
- Panwaslu
- Parliamentary Threshold
- Partai Demokrat
- Partai Koalisi
- PAW
- PDIP
- Pemakzulan
- Pemilu
- Pemuda
- Pendidikan
- Pengamat
- Pengurus DPP
- Pers
- Piagam Deklarasi
- Pilkada
- Pilkada Banten
- Pilkada DKI
- Pilkada Jabar
- Pilkada Kota Cilegon
- Pilkada Serang
- PKPU
- PKS
- PKS Banten
- PKS Jakarta
- PKS Sulsel
- Platform Kebijakan Pembangunan
- Politik
- POLRI
- Presiden
- Presiden PKS
- Prof. Dr. Muhammad Mursi
- Profil
- Puisi dan Syair
- Qitbiya Ilhami
- Qiyadah
- Rakernas
- Rano Karno
- Rapimnas PKS
- Reformasi Birokrasi
- Reshuffle
- Ringkasan Eksekutif
- RS Mitra Internasional
- Rumah Keluarga Indonesia
- Salim Assegaf
- Sanuji Pentamarta
- Save Our Palestine
- SBY-Boediono
- Sejarah PKS
- Setgab
- Siami
- Simbol Negara
- Skandal Dana Hibah
- Sosial
- ST 12
- Suharna Suryapranata
- Sumatera Utara
- Surahman Hidayat
- Suswono
- Sydney Jones
- Tarbiyah
- Taujih
- Tifatul Sembiring
- Tim 8
- Tokoh
- Turki
- Video
- Visi dan Misi
- Wahidin Halim
- Wikileaks
- Yatim
- Yoyoh Yusroh
- Yudi Widiana Adia
- Yusuf Supendi

Tidak ada komentar: